Pendaftar Program Subsidi Tepat BBM di Sumut Capai 29.845

  • Bagikan

MEDAN (Waspada): Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) mencatat, hingga 1 September 2022, jumlah masyarakat yang melakukan pendaftaran Program Subsidi Tepat sebagai upaya penyaluran subsidi yang lebih tepat sasaran, sudah mencapai 29.845. Sedangkan secara nasional sudah mencapai 1.301.449 pendaftar.

“Hingga saat ini, total jumlah pendaftar untuk Sumut sebanyak 29.845 orang, dengan rincian 17.929 orang konsumen Pertalite dan 11.916 orang konsumen biosolar,” ujar Pjs Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Agustiawan, Kamis (1/9/2022).

Agus menyebutkan, sejak dilakukan pembukaan pendaftaran di Sumatera Utara (Sumut) pada 11 Juli 2022 lalu, masyarakat yang melakukan pendaftaran terus bertambah dengan jumlah rata-rata harian mencapai 1.200 orang. Bahkan pada 31 Agustus kemarin, jumlah pendaftar konsumen Pertalite mencapai angka 5.000 orang.

Dia mengatakan, konsumen yang sudah melakukan pendaftaran nantinya akan dilakukan verifikasi apakah layak untuk mendapatkan BBM subsidi atau tidak. “Data per 1 September 2022, dari total jumlah pelanggan 29.845 orang yang sudah dilakukan verifikasi sebanyak 16.372 orang,” ujarnya seraya menyebutkan, jumlah tersebut akan terus bertambah, karena pendaftaran masih akan terus dibuka.

Sebelumnya, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting menjelaskan, Program Subsidi Tepat saat ini bertujuan untuk mendata kendaraan yang menggunakan Pertalite dan Solar.

“Pertamina perlu mendata konsumsi BBM bersubsidi sehingga penyalurannya bisa lebih termonitor dan mencegah adanya kecurangan atau penyalahgunaan di lapangan. Saat inipun fokusnya masih pada pendaftaran dan sosialisasi, memastikan kesiapan sistem serta operasional dilapangan sambil terus memantau perkembangan revisi Peraturan Presiden No. 191 Tahun 2014 yang menjadi regulasi acuan penetapan penyaluran BBM bersubsidi,” jelas Irto.

Hingga akhir Agustus, sudah lebih dari satu juta unit kendaraan yang didaftarkan dalam Program Subsidi Tepat. Dari seluruh kendaraan tersebut sedikit ada pergeseran, dimana persentase jenis kendaraan Pertalite hampir 70%, dan kendaraan pengguna Solar subsidi yang didaftarkan meningkat menjadi lebih dari 30%.

“Dari data tersebut, untuk pengguna Pertalite yang mendaftar masih didominasi oleh pengguna pribadi. Sedangkan untuk Solar komposisinya cukup seimbang antara pengguna pribadi maupun kendaraan umum,” tambah Irto.

Dalam meningkatkan jumlah pendaftar, Irto mengatakan, untuk mempermudah masyarakat, Pertamina Patra Niaga juga terus menambah titik booth pendaftaran langsung. Bagi masyarakat yang memiliki akses internet dan handphone, pendaftaran online juga terus dipastikan tidak ada kendala melalui website subsiditepat.mypertamina.id dan menu Subsidi Tepat di aplikasi MyPertamina.

“Ada lebih dari 1.300 titik booth pendaftaran offline yang tersebar diseluruh Indonesia, lokasinya bisa dicek langsung melalui https://mypertamina.id/lokasi-pendaftaran-offline-bbm-subsidi-tepat . Selain mendorong masyarakat mendaftar, kami juga memastikan proses verifikasi berjalan dengan maksimal sehingga prosesnya bisa tepat waktu,” lanjut Irto.

Irto juga terus mengingatkan kepada masyarakat yang merasa berhak mendapatkan BBM subsidi agar segera mendaftarkan kendaraannya. Pertamina Patra Niaga juga saat ini sedang menguji coba kesiapan verifikasi QR Code di beberapa titik.

Kedepan, Program Subsidi Tepat ini akan disinergikan dengan regulasi penetapan penyaluran BBM subsidi yang ditentukan pemerintah.

“Ini adalah langkah Pemerintah dan Pertamina dalam memastikan subsidi BBM menjadi lebih tepat sasaran, sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat yang memang berhak menikmati subsidi BBM, masyarakat rentan yang memang butuh energi dengan harga terjangkau untuk kebutuhan mereka,” pungkas Irto. (m31)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *