PANYABUNGAN (Waspada.id): Peternak telur Omega-3, memproduksi telur bernutrisi tinggi (kaya asam lemak Omega- 3) dengan memberikan pakan khusus, bukan rekayasa genetik.
“Ayamnya ayam kampung, cuma diberikan pakan khusus, sekarang kita kurang modal, jika memang Bupati dan DPRD serta Kadis Pertanian ingin tau, kami ada di Kelurahan Pasar Hilir,” ujar peternak telur Omega-3, Ibrahim Nasution, Jumat (30/01) malam di Warung TST (Teh Susu Telor) Jalan Kol. M. Nurdin Nasution Pasar Lama Kota Panyabungan.
Menurut Ibrahim lulusan SMK Willem Iskander Panyabungan tahun 1993 itu, telur ini memiliki keunggulan kuning telur lebih oranye, kandungan kolesterol lebih rendah, dan Omega-3 lebih tinggi, menjadikannya peluang usaha menjanjikan dengan harga lebih tinggi dibanding telur biasa.

Kata dia, pakan ayam dimanipulasi dengan bahan-bahan yang mengandung tinggi omega-3 seperti rumput laut merah dan limbah ikan tuna, dicampur dengan jagung kuning serta bungkil kedelai.
Disebutkannya, peternak profesional sering menerapkan sistem cage-free (kandang umbaran) agar ayam tidak stres dan memberikan hasil terbaik.
“Telur sering kali bersertifikat uji laboratorium untuk menjamin kandungan nutrisinya,” ujarnya.

“Setahu saya, peternak telur Omega-3 di Mandailing Natal, belum ada, baru saya sendiri yang bisa untuk beternak dengan modal pas-pasan. Sebenarnya banyak yang menawarkan modal, tetapi kurang cocok kerja samanya, tetapi jika Pak Bupati dan Kadis Pertanian Madina, mau membantu modal usaha, Alhamdulilah akan kita kembangkan,” ujar Ibrahim Nasution.(id100)











