MEDAN (Waspada.id): Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan resmi menandatangani Kesepahaman Bersama (MOU) dengan mitra dan dunia pendidikan salah satunya Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan tentang Pelatihan Vokasi dan Produktivitas untuk Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia.
Acara yang berlangsung di Medan pada Selasa, 10 Maret 2026 ini diperkuat dengan kehadiran Wakil Menteri Ketenagakerjaan, sekaligus menjadi bukti komitmen bersama dalam mendukung pengembangan kapasitas sumber daya manusia nasional.
Penandatanganan MOU dilakukan oleh Direktur Polbangtan Medan, Nurliana Harahap, dan Plt. Kepala Balai Besar BBPVP Medan, Abdullah Qiqi Asmara, di bawah pengawasan para pemangku kepentingan dari Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Pertanian.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa kolaborasi antara institusi pendidikan pertanian dan lembaga pelatihan vokasi merupakan langkah strategis dalam menghadapi tantangan pembangunan sektor pertanian.
“Melalui MOU ini, kita berharap dapat menghasilkan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki pengetahuan teknis bidang pertanian, tetapi juga kompetensi vokasional yang sesuai dengan kebutuhan industri. Hal ini akan menjadi pijakan kuat untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di Indonesia,” kata Mentan Amran.
Sebagai Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti menekankan pentingnya sinkronisasi antara pendidikan dan pelatihan.
“BBPVP Medan memiliki peran penting dalam menyediakan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja. Melalui kerja sama dengan Polbangtan Medan, kita akan menyelaraskan kurikulum pelatihan dengan program pendidikan, sehingga lulusan dapat langsung berperan aktif dalam dunia kerja atau mengembangkan usaha mandiri yang berbasis keterampilan vokasi dan keahlian pertanian,” jelasnya.
Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan), Muhammad Amin menekankan pentingnya penyesuaian pelatihan-pelatihan dengan kurikulum agar selaras dengan program-program utama Kementerian Pertanian. Hal ini bertujuan untuk membantu menyukseskan program swasembada pangan Kementerian Pertanian, namun pada saat yang sama juga harus memastikan bahwa lulusan Polbangtan Medan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri pertanian yang terus berkembang.
Direktur Polbangtan Medan, Nurliana Harahap menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan.
“Kami sangat bangga dapat bekerja sama dengan BBPVP Medan. Melalui MOU ini, mahasiswa dan alumni Polbangtan Medan akan memiliki akses lebih luas ke program pelatihan vokasi dan produktivitas, sementara pihak BBPVP juga dapat memanfaatkan sumber daya pendidikan dan penelitian yang kami miliki. Tujuan utama kita adalah mencetak SDM yang kompeten, inovatif, dan mampu berkontribusi pada kemajuan sektor pertanian dan perekonomian daerah,” ucapnya.
Dalam acara yang sama, Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor menyampaikan bahwa kolaborasi semacam ini akan menjadi model kerja sama yang dapat diikuti oleh institusi lain di berbagai daerah. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pencapaian target pembangunan sumber daya manusia. (id09)













