EkonomiPendidikan

Polbangtan Kementan Gelar Workshop Perencanaan Perkuliahan Semester Genap

Dorong Transformasi Pendidikan Vokasi Pertanian

Polbangtan Kementan Gelar Workshop Perencanaan Perkuliahan Semester Genap
Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan menyelenggarakan Workshop Perencanaan Perkuliahan Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 selama tiga hari, mulai dari 30 Januari hingga 1 Februari 2026 di Aula Polbangtan Medan.
Kecil Besar
14px

MEDAN (Waspada.id): Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan menyelenggarakan Workshop Perencanaan Perkuliahan Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 selama tiga hari, mulai dari 30 Januari hingga 1 Februari 2026 di Aula Polbangtan Medan. Kegiatan ini diikuti sebanyak 70 peserta yang terdiri dari dosen internal, dosen praktisi, PLP, serta sivitas akademika terkait.

Pada workshop ini, pihak Polbangtan Medan mensosialisasikan aplikasi baru bernama Sistem Informasi Akademik Polbangtan Medan (SIAPOLTAN), yang dapat diakses melalui tautan https://siapoltan.polbangtanmedan.ac.id/ Aplikasi ini akan mulai beroperasi untuk angkatan 2025/2026 dan diperuntukkan bagi mahasiswa, dosen, serta staff kampus.

Selain itu, kegiatan juga menghadirkan tiga narasumber ahli untuk penguatan kurikulum pendidikan pertanian Polbangtan Medan. Era Purwanto dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) menyampaikan materi tentang Sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2025 dan Implikasinya pada Proses Pembelajaran.

Kemudian, Suparman dari Universitas Ahmad Dahlan membahas Proses Pembelajaran dan Assesment Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) pada Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE).

Sementara itu, Sriadhi dari Universitas Medan memandu sesi tentang Merancang Kegiatan Perkuliahan ke dalam SIAPOLTAN, Learning Management System (LSM), dan E-Learning.

Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa penguatan pendidikan vokasi pertanian merupakan langkah strategis untuk mewujudkan swasembada pangan.

“Dunia pertanian membutuhkan pemikiran ilmiah, inovasi, dan kontribusi nyata dari seluruh perguruan tinggi vokasi. Swasembada pangan hanya bisa diwujudkan jika kita memperkuat SDM dan memastikan sinergi pemerintah, akademisi dan pelaku lapangan berjalan baik,” kata Mentan Amran.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Idha Widi Arsanti, menegaskan peran strategis Polbangtan dalam mendukung program pemerintah melalui pendidikan vokasi.

“Kami mendorong semua Polbangtan untuk terus memperluas kolaborasi, memajukan riset terapan, dan menghadirkan inovasi yang menjawab kebutuhan sektor pertanian. Selain itu, pendidikan vokasi harus mampu mencetak lulusan yang menjadi job creator, bukan hanya pencari kerja,” jelasnya.

Direktur Polbangtan Medan, Nurliana Harahap, menyampaikan bahwa pendidikan memiliki peran krusial dalam menghasilkan sumber daya manusia berkualitas. “Pendidikan itu ada dosennya, ada mahasiswanya, ada saranya dan ada metode pembelajaran dengan kurikulum,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya adaptasi terhadap perubahan, terutama dengan peluncuran aplikasi SIAPOLTAN.

“Kita baru saja mensosialisasikan aplikasi SIAPOLTAN. Bagi kita wajib hukumnya untuk melakukan perubahan. Mohon Bapak/Ibu dosen ikut meningkatkan penyelenggaraan pendidikan, qualified dan bisa memberikan ide atau gagasan lalu dituangkan dalam implementasi,” kata Nurliana.

Selain itu, ia mengajak dosen dan PLP untuk berkolaborasi baik di kelas maupun di Teaching Factory (TeFa), serta segera menyelesaikan penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS).

“Perguruan tinggi ini menjalankan tridarma perguruan tinggi dimana terdapat pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Mudah-mudahan Pendidikan di Polbangtan Medan lebih visioner kedepannya,” harapnya.

Nurliana juga menegaskan pentingnya pendekatan yang sesuai dengan karakter generasi saat ini.

“Mari mendidik dengan hati. Kita tegas tapi tidak harus dengan marah-marah. Mendidik generasi sekarang berbeda dengan dulu, kita harus bisa mengimbangi generasi saat ini. Diharapkan seluruh mahasiswa Polbangtan Medan berkarakter,” ujarnya.

Ia juga menekankan perlunya peninjauan ulang kurikulum agar lulusan dapat diterima di dunia usaha dan dunia industri. (id09)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE