Ekonomi

Stasiun Gas Pagardewa, Penggerak Utama Penyaluran Gas Bumi Sumatera Hingga Jawa

Stasiun Gas Pagardewa, Penggerak Utama Penyaluran Gas Bumi Sumatera Hingga Jawa
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina menegaskan peran vital Stasiun Gas Pagardewa sebagai simpul utama penjaga keandalan pasokan gas bumi nasional. PGN menggarisbawahi bagaimana fasilitas ini menjadi titik krusial dalam sistem transmisi South Sumatera–West Java (SSWJ) sepanjang 1.004 km yang memasok kebutuhan gas dari Sumatera hingga Jawa bagian Barat.
Kecil Besar
14px

PAGARDEWA (Waspada.id): PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina menegaskan peran vital Stasiun Gas Pagardewa sebagai simpul utama penjaga keandalan pasokan gas bumi nasional. PGN menggarisbawahi bagaimana fasilitas ini menjadi titik krusial dalam sistem transmisi South Sumatera–West Java (SSWJ) sepanjang 1.004 km yang memasok kebutuhan gas dari Sumatera hingga Jawa bagian Barat.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Hery Murahmanta, menjelaskan bahwa Stasiun Pagardewa berfungsi sebagai infrastruktur utama pengatur tekanan dan kapasitas jaringan transmisi gas bumi dalam penyaluran gas kepada pelanggan sektor kelistrikan, komersial, dan industri.

“Dengan optimalisasi fasilitas kompresor, metering, serta jumperline yang meningkatkan kapasitas linepack, PGN memastikan distribusi gas tetap andal dan stabil. Fasilitas ini memungkinkan suplai gas terpenuhi mulai dari Sumatera, Lampung, hingga Jawa bagian Barat,” ujar Hery.

PGN juga menegaskan komitmen menjaga asset integrity melalui pemeliharaan dan inspeksi berbasis risiko. Penerapan teknologi digital seperti pemanfaatan Integrated Monitoring Center (IMOC) memungkinkan pemantauan real-time terhadap kondisi infrastruktur, data pelanggan, dan aktivitas niaga. “Digitalisasi membuat keputusan operasional menjadi lebih cepat, tepat, dan terukur,” tambah Hery.

“Seluruh infrastruktur yang kami operasikan harus tetap terjaga keandalannya untuk memenuhi kebutuhan energi nasional. PGN berkomitmen menjalankan operasi secara aman dan efisien, serta terus menambah fleksibilitas pasokan melalui penguatan infrastruktur gas bumi termasuk LNG,” lanjut Hery.

Selain menjaga keandalan operasi, PGN terus memperkuat fleksibilitas pasokan melalui pengembangan infrastruktur gas bumi, termasuk pemanfaatan LNG. Upaya ini sejalan dengan strategi bisnis G-A-S (Grow–Adapt–Step Out) yang tengah dijalankan perusahaan. Program strategis tersebut mencakup perluasan jaringan gas rumah tangga, pembangunan pipa BBM Cikampek–Plumpang, revitalisasi tanki LNG Arun, serta pembangunan fasilitas injection point untuk pengembangan biomethane.

Dengan pengalaman panjang dalam mengelola jaringan gas bumi nasional, PGN terus berkomitmen menghadirkan energi bersih, aman, dan berkelanjutan bagi kebutuhan energi masyarakat serta ketahanan energi nasional. (id09)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE