Tanggap Bencana, BRI BO Tarutung Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Banjir Bandang Di Humbahas

  • Bagikan

Humbang Hasundutan (Waspada): PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Branch Office (BO) Tarutung, Minggu (3/12) menyalurkan bantuan kepada para warga terdampak banjir bandang dan longsor yang melanda Desa Simangulampe, Kecamatan Bakti Raja, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), pekan lalu.

Bantuan tanggap bencana yang diserahkan Arwan Zamroni selaku Branch Manager BRI Tarutung berupa berupa ratusan paket makanan cepat saji dan sembako diterima langsung warga di beberapa titik lokasi musibah, yang telah menyebabkan 12 warga dilaporkan hilang.

Tanggap Bencana, BRI BO Tarutung Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Banjir Bandang Di Humbahas

Menurut Arwan, bantuan yang diberikan merupakan bentuk perhatian pihaknya untuk membantu masyarakat yang terdampak langsung oleh bencana alam tersebut.

“Kami memastikan masyarakat terdampak mendapatkan bantuan yang dapat meringankan beban mereka,” ungkapnya.

Arwan menambahkan bahwa BRI bekerja sama dan berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam menyalurkan bantuan kepada korban bencana banjir sebagai upaya meringankan beban masyarakat dan mempercepat pemulihan pasca bencana.

Sebagai salah satu BUMN terbesar di Indonesia, kata dia, BRI melalui program BRI Peduli turut berperan aktif dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

“BRI senantiasa aktif dan bergerak cepat menyalurkan berbagai bantuan bagi warga terdampak bencana yang melanda beberapa wilayah di Indonesia. Hal tersebut merupakan bentuk kepedulian dan ketulusan BRI kepada masyarakat agar dapat segera pulih. BRI juga mengapresiasi warga masyarakat yang telah dengan sigap bahu membahu dan secara swadaya turut membantu mempercepat penyaluran bantuan,” tegasnya.

Hujan Deras

Sebelumnya, banjir bandang dan longsor menerjang Desa Simangulampe, Kecamatan Bakti Raja, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara (Sumut), tadi malam. Akibat kejadian itu, 12 warga dilaporkan hilang.

“Sebanyak 12 warga dinyatakan hilang setelah banjir bandang dan longsor menerjang kawasan pemukiman di Desa Simangulampe sekitar pukul 21.30 WIB,” kata Kepala Kantor Basarnas Medan Budiono, Sabtu (2/12).

Budiono mengatakan banjir bandang dan longsor itu terjadi akibat hujan deras yang terus mengguyur. Menurut informasi dari saksi, kata Budiono, beberapa Korban tertimbun dan dinyatakan hilang usai kejadian tersebut.

Dia mengatakan saat ini pihaknya bersama pemerintah setempat masih mencari keberadaan para korban. Namun, material bebatuan yang terbawa banjir dan longsor cukup menyulitkan petugas mencari korban.

“Banyaknya material batuan yang diakibatkan banjir bandang dan longsor tersebut, sehingga benar-benar menyulitkan tim dalam melakukan pencarian,” ujarnya.

Budiono mengatakan bebatuan itu harus digeser menggunakan ekskavator. Selain itu, petugas juga harus menggeser bebatuan itu secara manual.

“Selain menggunakan eskavator, tim juga harus menggeser secara manual material batuan tersebut untuk membuka akses pencarian di lokasi yang dicurigai posisi keberadaan korban. Hingga saat ini, tim masih berupaya semaksimal mungkin melakukan pencarian dengan harapan seluruh korban secepatnya ditemukan,” kata Budiono.(m20)

Tanggap Bencana, BRI BO Tarutung Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Banjir Bandang Di Humbahas
Arwan Zamroni (Branch Manager BRI Tarutung) memberikan bantuan makanan cepat saji
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *