BATUBARA (Waspada.id): Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) DPRD Sumatera Utara, Ir. H. Yahdi Khoir Harahap, MBA, memimpin langsung rombongan kemanusiaan menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Desa Meriah Jaya, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, pada 25–27 Januari 2026.
Rombongan yang beranggotakan sekitar 20 orang berangkat dari Indrapura, Kabupaten Batubara, Sabtu (25/1/2026). Meski harus menempuh perjalanan panjang dan ekstrem akibat jalan rusak, longsor, serta jembatan putus, rombongan tetap melanjutkan perjalanan melalui jalur Tol Indrapura–Tebing Tinggi–Medan–Pangkalan Brandan–Bireuen, sebelum menuju Bener Meriah.
Sepanjang perjalanan, khususnya di wilayah Aceh Tamiang, rombongan menyaksikan langsung dampak parah banjir bandang. Rumah warga, ruko, fasilitas umum, hingga tempat ibadah terlihat rusak berat dan dipenuhi lumpur. Aktivitas warga membersihkan sisa banjir serta penggalangan bantuan masih berlangsung di sejumlah titik.
Setelah bermalam di Bireuen, rombongan melanjutkan perjalanan melalui jalur nasional Bireuen–Takengon. Di jalur ini, beberapa ruas jalan tampak amblas dan longsor, dengan alat berat masih melakukan perbaikan. Akses menuju Desa Meriah Jaya dialihkan melalui Desa Timang Gajah karena sejumlah jalan dan jembatan belum sepenuhnya pulih.
Setibanya di Desa Meriah Jaya, rombongan disambut Anggota DPRK Bener Meriah dari PAN, Iyan Mukhlis, Ketua DPD PAN Bener Meriah Rudi Faisal, serta Reje (Kepala Desa) Meriah Jaya, Mawardi. Wilayah terdampak terparah berada di Dusun Uning Jaya, yang sempat terisolasi hampir satu bulan akibat jembatan ambruk diterjang banjir bandang.

Ketua DPD PAN Bener Meriah Rudi Faisal, didampingi Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) DPRD Sumatera Utara, Ir. H. Yahdi Khoir Harahap, MBA, menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Desa Meriah Jaya, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Waspada.id/ist
Berjalan Kaki
Untuk mencapai lokasi kegiatan, rombongan harus berjalan kaki hampir dua kilometer dan menyeberangi sungai menggunakan jembatan darurat dari papan kayu. Jembatan permanen saat ini masih dalam tahap pembangunan oleh prajurit TNI AD Yon Zeni Konstruksi 13/Karya Etmaka.
Di lokasi, FPAN DPRD Sumut menggelar pengobatan gratis dan menyalurkan paket sembako kepada lebih dari 200 kepala keluarga. Layanan kesehatan diberikan oleh Kurniawan, AMk, dan Ito Hasianta Sitorus Pane, SPK, dibantu dua bidan setempat. Sementara paket bantuan yang disalurkan meliputi beras, minyak goreng, gula, mi instan, sarden, ikan asin, udang kecepe khas Batubara, serta mukena.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Meriah Jaya, Mawardi, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian rombongan FPAN DPRD Sumut yang bersedia hadir langsung ke wilayahnya meski bukan daerah pemilihan.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak Yahdi Khoir Harahap dan rombongan. Warga kami sempat terisolasi hampir satu bulan akibat jembatan putus. Bantuan ini sangat berarti dan memberi semangat baru bagi masyarakat kami,” ujar Mawardi.
Mawardi juga berharap kunjungan tersebut dapat menjadi awal terjalinnya komunikasi dan sinergi lintas wilayah, mengingat secara geografis dan ekonomi Bener Meriah memiliki keterkaitan erat dengan Sumatera Utara.

Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) DPRD Sumatera Utara, Ir. H. Yahdi Khoir Harahap, MBA (kanan) berfoto bersama Komandan Konstruksi Jembatan, Lettu Taufik. Waspada.id/ist
Bentuk Kepedulian dan Tanggung Jawab Sosial
Sementara itu, Yahdi Khoir Harahap menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, sejalan dengan pesan Ketua Umum PAN Bantu Pangan, Bantu Rakyat, serta arahan DPW PAN agar fraksi selalu peka terhadap persoalan rakyat.
“Motto saya, Selalu Bersama Rakyat. Meski berbeda wilayah administratif, masyarakat Sumatera Utara dan Aceh adalah saudara yang wajib saling membantu,” tegas Yahdi.
Anggota DPRK Bener Meriah dari PAN, Iyan Mukhlis, menambahkan bahwa aksi kemanusiaan tersebut mencerminkan solidaritas tanpa batas wilayah.
“Kepedulian tidak dibatasi oleh sekat provinsi. Kami akan terus berkolaborasi untuk mengawal percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Yahdi Khoir juga meninjau langsung pembangunan jembatan yang dikerjakan oleh Yon Zeni Konstruksi 13 Jakarta. Ia didampingi Komandan Konstruksi Jembatan, Lettu Taufik, yang memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana guna membuka kembali akses ekonomi warga.
Kegiatan kemanusiaan ini disambut haru oleh masyarakat. Sejumlah warga tampak meneteskan air mata saat menerima bantuan. Sebagai ungkapan terima kasih, warga memberikan buah tangan berupa durian, langsat, dan kopi khas Bener Meriah kepada rombongan.
Usai kegiatan, rombongan kembali melalui jalur ekstrem Gunung Salak–Simpang KKA–Lhokseumawe dan bermalam di Lhokseumawe sebelum melanjutkan perjalanan kembali ke Batubara keesokan harinya.
Warga berharap pemerintah dapat segera mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur, mengingat akses jalan yang belum pulih berdampak pada tingginya harga kebutuhan pokok di wilayah tersebut. (id125)












