BINJAI (Waspada.id): Pasangan H. Saleh Bangun dan Hj. Sopiah Etty merayakan ulang tahun pernikahan ke-50 (Golden Wedding Anniversary) di Hotel Santika Medan pada Senin (20/3).
Acara yang penuh makna dihadiri oleh keluarga besar, termasuk anak, cucu, serta sahabat dan saudara dekat mereka.
Perayaan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan penghormatan atas ketekunan dan kesetiaan yang telah mereka bangun selama setengah abad. Kisah perjalanan hidup mereka menjadi gambaran nyata dari pepatah “hasil tidak akan mengkhianati usaha.”
Keberhasilan yang diraih H. Saleh saat ini tidak lepas dari dukungan Hj. Sopiah Etty yang selalu ada sejak masa awal pernikahan. Pada 3 Maret 1967, saat masih dikenal sebagai “anak kampung,” H. Saleh mempersunting Hj. Sopiah. Di awal pernikahan, beliau bekerja sebagai sopir truk dan berjuang meniti hidup dari titik nol dengan dukungan penuh sang istri.
Berkat kerja keras tanpa kenal lelah, H. Saleh berhasil beralih dari profesi sopir menjadi pengusaha sukses di bidang perkebunan sawit. Keberhasilan ini menjadi fondasi ekonomi keluarga yang dibangun dengan cucuran keringat dan doa.
Semangat juang beliau tidak berhenti di sektor usaha. H. Saleh dipercaya masyarakat untuk menjabat sebagai Anggota Legislatif pada periode 2009–2014, membuktikan bahwa integritas dan kerja keras dari bawah dapat membawa seseorang ke kursi kepemimpinan.
Inti dari perayaan 50 tahun pernikahan ini adalah keharmonisan rumah tangga yang berhasil dijaga bersama. Keberhasilan yang diraih bukan hanya soal materi atau jabatan, melainkan tentang cinta dan kerja sama yang telah menjadi warisan berharga bagi anak dan cucu.
Kisah pasangan ini mengingatkan bahwa di balik setiap pria yang sukses, ada wanita hebat yang mendampingi dengan sabar sejak masa sulit. (id.25)













