JAKARTA (Waspada.id): Menjelang perayaan Idulfitri 2026, layanan dompet digital GoPay menghadirkan fitur tarik tunai saldo tanpa kartu di seluruh jaringan ATM Bank Rakyat Indonesia dan Bank BJB di Indonesia.
Layanan ini hadir melalui kolaborasi antara Jalin Pembayaran Nusantara, bagian dari Danantara melalui Holding BUMN Danareksa, dengan BRI dan bank bjb. Integrasi sistem dari Jalin memungkinkan pengguna GoPay melakukan tarik tunai tanpa kartu di ribuan ATM kedua bank tersebut yang tersebar di berbagai wilayah.
Inisiatif ini diluncurkan menjelang periode mudik Lebaran, ketika mobilitas masyarakat meningkat tajam. Pemerintah memproyeksikan pergerakan masyarakat nasional pada musim mudik tahun ini mencapai sekitar 143,9 juta orang.
Di tengah pesatnya perkembangan transaksi digital, uang tunai masih memiliki peran penting dalam aktivitas ekonomi masyarakat, terutama untuk transaksi di pasar tradisional, transportasi lokal, hingga tradisi berbagi saat pulang ke kampung halaman. Bank Indonesia juga memproyeksikan kebutuhan uang tunai pada periode Ramadan dan Idulfitri tahun ini meningkat sekitar 15 persen dibanding tahun sebelumnya, dengan total penyediaan uang tunai layak edar lebih dari Rp185 triliun.
Head of GoPay Wallet Kelvin Timotius mengatakan, kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen GoPay untuk memperluas akses keuangan yang inklusif bagi masyarakat.
“Kerja sama ini semakin memperluas jaringan tarik tunai saldo GoPay. Kini GoPay tidak hanya menjadi andalan sebagai alat pembayaran digital, tetapi juga memberikan kemudahan bagi pengguna untuk mencairkan saldo secara praktis di ATM BRI dan bank bjb terdekat di seluruh Indonesia,” ujar Kelvin.
Ia menambahkan, masyarakat dapat mengunduh aplikasi GoPay untuk mengakses berbagai layanan finansial, seperti transfer instan gratis hingga 100 kali per bulan serta pembayaran berbagai tagihan rutin seperti paket data dan token listrik dengan harga yang kompetitif.
Direktur Teknologi Informasi Bank Rakyat Indonesia, Saladin Dharma Nugraha Efendi, menegaskan bahwa jaringan luas BRI menjadi fondasi utama keberhasilan layanan ini. Dengan lebih dari 19 ribu ATM dan CRM yang tersebar di seluruh Indonesia, masyarakat dapat mencairkan saldo GoPay secara praktis dan aman, termasuk di wilayah yang jauh dari pusat kota.
“Melalui konsep jaringan terbuka dan terintegrasi, BRI memperkuat ekosistem keuangan digital nasional,” ujarnya. Ia menambahkan, infrastruktur tersebut memudahkan masyarakat, termasuk para pemudik, untuk tetap memiliki akses terhadap uang tunai selama Lebaran di berbagai daerah yang mereka kunjungi.
Sistem interoperabilitas yang dimiliki BRI juga memungkinkan integrasi dengan jaringan ATM bank lain yang tergabung dalam jaringan Link. Dengan sistem yang saling terhubung tersebut, transaksi tarik tunai melalui aplikasi GoPay dapat dilakukan lebih mudah, cepat, dan aman.
Di sisi lain, kerja sama dengan Bank BJB turut memperkuat akses masyarakat terhadap kebutuhan uang tunai, terutama di wilayah dengan mobilitas mudik tinggi seperti Jawa Barat. Berdasarkan proyeksi angkutan Lebaran 2026, provinsi ini diperkirakan menjadi daerah asal pemudik terbesar dengan lebih dari 30 juta orang sekaligus menjadi jalur utama menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Pelaksana tugas Direktur Utama bank bjb Ayi Subarna menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen bank bjb dalam memperkuat ekosistem digital sekaligus menghadirkan solusi transaksi yang lebih inklusif bagi masyarakat.
Sementara itu, Direktur Jalin Pembayaran Nusantara, Eko Dedi Rukminto, menegaskan bahwa Jalin berperan memastikan interkoneksi sistem berjalan optimal sehingga transaksi tarik tunai GoPay di ATM BRI dan bank bjb dapat dilakukan secara aman dan tanpa hambatan.
“Ke depan, integrasi ini juga membuka peluang perluasan layanan ke jaringan ATM bank-bank lain yang tergabung dalam jaringan Link, sehingga masyarakat semakin mudah menarik saldo tunai melalui aplikasi GoPay di mana pun,” ujar Eko.












