Desak Anggota Ormas Dilepas, Emak-emak Demo Depan Polsek Pancurbatu

  • Bagikan
KAUM emak-emak memasak di jalan raya depan Mako Polsek Pancurbatu meminta agar anggota Ormas yang ditahan segera dilepaskan, Selasa (5/3). Waspada/Ist
KAUM emak-emak memasak di jalan raya depan Mako Polsek Pancurbatu meminta agar anggota Ormas yang ditahan segera dilepaskan, Selasa (5/3). Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Arus lalulintas di jalan besar Medan-Berastagi persis di depan Polsek Pancurbatu macat parah, Selasa (5/3).

Pasalnya, puluhan emak-emak bersama warga lainnya melakukan aksi pemblokiran jalan raya menuju objek wisata di Kecamatan Pancurbatu dan menuju Berastagi sehingga arus lalulintas macat total.
Warga masyarakat melakukan aksi, mendesak polisi melepaskan sejumlah anggota ormas yang ditangkap petugas.

Anggota ormas ini sempat terlibat bentrokan dan ditangkap karena ada yang membawa senjata api dan senjata tajam.

“Macet parah bang. Enggak bisa lewat saat ini,” kata Imanuel Peranginangin, warga Pancurbatu.
Imanuel mengatakan, kendaraan yang datang dari arah Kota Medan menuju Berastagi dan sebaliknya tidak bisa bergerak dan terjebak kemacatan parah hingga beberapa kilometer.

Para kaum ibu tersebut duduk di tengah jalan, bahkan mereka masak di jalan raya depan kantor Polsek Pancurbatu.

Kondisi ini membuat ricuh suasana di sekitar Polsek Pancurbatu.

“Enggak bisa bergerak sama sekali kendaraan bang,” kata Imanuel.

Imanuel mendengar kabar, sempat terjadi bentrokan antar sesama ormas di Jalan Jamin Ginting KM 20,3, Desa Durin Simbelang, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang, Selasa (5/3) dinihari sekira pukul 01:00 WIB.

“Ada enam orang lebih kabarnya yang ditangkap. Makanya warga ini datang minta anggota Ormas itu dilepaskan,” kata Imanuel.

Sementara itu, polisi dan pihak TNI berusaha melakukan dialog dengan warga. (m27)

  • Bagikan