MEDAN (Waspada) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menilai satu tahun kepemimpinan Wali Kota Medan Bobby Nasution, tak ada yang berubah khususnya dalam hal penanganan banjir di Kota Medan. Tercatat, sampai 2021 kemarin, ada 1514 titik banjir yang ada di Ibu Kota Provinsi Sumut ini.
Ketua KAMMI Kota Medan, Putra Rajanami, mengatakan kedatangan mereka ke Balai Kota Medan untuk menagih janji Wali Kota Medan Bobby Nasution dan Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman sewaktu masa kampanye dulu yang menyebutkan infrastruktur selesai dalam kurun waktu dua tahun.
“Kami sudah melakukan dua kali audiensi, namun tak ditanggapi serius oleh Wali Kota Medan. Kami tunggu hampur dua jam, tapi tak ada keluar satupun wali kota maupun wakil wali kota,” ungkapnya, Senin (7/3).
Putra menambahkan, kedatangan mereka ke Balai Kota dengan baik-baik. Akan tetapi tak ada itikad baik dari Wali Kota Medan Bobby Nasution.
“Kami mau bakar ban, tapi gak diperbolehkan aparat yang ada di depan. Banyak kawan-kawan yang terjatuh tadi karena saling dorong. Kami akan bertahan sampai wali kota menemui kami,” ujarnya.
Sebelumnya, aksi massa KAMMI sempat terjadi ketegangan dengan aparat kepolisian yang berjaga-jaga mengawasi jalannya aksi damai tersebut. Namun, situasi ini dapat terkendali dan massa pun akhirnya membubarkan diri dengan tertib.(rel)












