MEDAN (Waspada.id): Hingga Rabu (28/1) sekira pukul 12:48, kepulan asap tebal masih menyelimuti lokasi kebakaran di pabrik pembuatan sandal di milik PT Garuda Mas Perkasa Jl. KL Yos Sudarso Km 6,5 Kelurahan Tanjung Mulia Kecamatan Medan Deli.
Kebakaran yang terjadi Selasa (27/1) sekira pukul 21:58 tidak menimbulkan korban jiwa namun Polsek Medan Labuhan Masih menyelidki penyebab kebakaran ini. Kobaran api belum sepenuhnya dipadamkan karena asap tebal masih terus terlihat.
Maya Novianty, HRD PT Garuda Mas Perkasa menyebutkan bahwa gudang yang terbakar merupakan tempat penyimpanan barang seperti boneka, sandal yang akan di diperjualbelikan.
“Pabrik yang hangus terbakar ini memproduksi Sandal Swallow serta Brand Swallow,” ujar Maya.
Maya menegaskan, dalam peristiwa kebakaran ini tidak ada korban jiwa.

“Kalau tentang karyawan nggak ada yang menjadi korban. Jelasnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini,” tegas Maya.
Api Dari Gudang Penyimpanan
Api pertama kali terlihat dari salah satu gudang penyimpanan bahan baku dan merambat kebangunan lain nya berisi bahan mudah terbakar.
Api berhasil dipadamkan 14 jam kemudian, setelah puluhan unit Damkar Pemko Medan dikerahkan untuk memadamkan api , sempat membuat panik warga yang tinggal diseputaran pabrik berdiri di tengah kota ini.
Kapolsek Medan Labuhan Kompol Tohap Sibuea mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran sedangkan api berasal dari gudang bahan baku.
“Petugas kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran dan masih menunggu hasil Labfor Polda Sumut,” jelas Kompol Tohap Sibuea.
Pantauan waspada.id di lokasi kebakaran, kepulan asap tebal masih terlihat membubung tinggi setelah membakar seluruh isi gudang dan pabrik karet pengolahan sandal swallow.
Petugas Kepolisian telah memasang garis polisi, guna penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi yang bekerja pada malam hari.(id23)










