Pemilik Wisma Alas Leuser Ditemukan Tewas, Tersangka Pembunuhnya Diciduk

  • Bagikan
Pemilik Wisma Alas Leuser Ditemukan Tewas, Tersangka Pembunuhnya Diciduk
Tersangka pembunuhan yang diamankan di Mapolres Agara. Waspada/Ist

KUTACANE (Waspada): Pemilik Wisma Alas Leuser Aceh Tenggara (Agara) sebelumnya dikabarkan hilang akhirnya mayatnya ditemukan di Pantan Cuaca Kab. Gayo Lues, Sabtu (18/11), yang diduga korban pembunuhan.

Korban yang hilang sempat menggegerkan masyarakat Aceh Tenggara itu akhirnya terungkap juga, setelah Tim Opsnal Reskrim Polres Aceh Tenggara mengamankan yang diduga pelaku tindak pidana pembunuhan di Desa Rihbelang Kecamatan Lawe Alas, Jumat (17/11) pukul 16.30 WIB.

“Diduga pelaku pembunuhan yang kita amankan inisial, WW, 30, pekerjaan wiraswasta, warga Desa Kampung Raja Kecamatan Babussalam, sedangkan korban Deni Prizal Sekedang 37, pekerjaan wiraswasta warga Desa Kuta Rih Kec. Babussalam Kab. Aceh Tenggara,” sebut Kapolres Agara, AKBP R. Doni Sumarsono S. Ik melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Iptu, Bagus Pribadi SH kepada Waspada.id, Sabtu (18/11).

Berdasarkan hasil interogasi pihaknya lanjut Kasat Reskrim Iptu Bagus Pribadi, tersangka WW, dan K, 40, warga Desa Kuta Pangguh Kecamatan Lawe Bulan dan korban, bersama-sama berangkat menuju Kota Medan menggunakan mobil milik korban jenis Honda BRV warna Putih, pada Sabtu (11/11) sore.

Pemilik Wisma Alas Leuser Ditemukan Tewas, Tersangka Pembunuhnya Diciduk
Laporan pemilik Wisma Alas Leuser Agara hilang yang akhirnya ditemukan tewas diduga korban pembunuhan.Waspada/Ist

Namun, setibanya di Kecamatan Berastagi Kab. Karo, kondisi lalu lintas macet parah sehingga ketiganya sepakat putar balik pulang ke arah Kutacane, Aceh Tenggara, pada saat di Kecamatan Tiga Binanga Kab. Karo, WW dan K singgah untuk makan dan dalam percakapan K berkata kepada WW “gak ada uangku ni, untuk uang beli beras rumah pun gak ada”. Lalu WW berkata, “jadi kek mana?”. “Udahlah nanti kita pikirkan,” sebut K.

Selanjutnya saat tiba di Kota Kutacane Kec. Babussalam Kab. Aceh Tenggara tepatnya di depan Wisma Jambu Alas, K dan WW elakukan aksinya membunuh korban yang sedang tidur di dalam mobil dengan cara mencekik leher korban hingga meninggal dunia.

Kemudian K dan WW mengambil uang korban senilai Rp6 juta yang kemudian dibagi 2 serta handphone milik korban diambil oleh K. Setelah melakukan aksinya, kedua terduga pelaku menuju Desa Ise-Ise Kec. Pantan Cuaca Kab. Gayo Lues untuk membuang mayat korban.

K lalu kembali ke Kutacane mengembalikan mobil milik korban kepada abang korban Hendri Sahputra Jaya, 40, wiraswasta, Desa Kuta Rih Kec. Babussalam sembari mengatakan korban turun di Kota Medan dan menyuruh mereka mengembalikan mobil kepada abangnya.

Berdasarkan informasi tersebut, Tim Opsnal Reskrim Polres Aceh Tenggara langsung melakukan upaya penyelidikan menuju Desa Ise-Ise Kec. Pantan Cuaca Kab. Gayo Lues untuk mencari jenazah korban yang dibuang oleh WW dan K, akhirnya mayat korban ditemukan di sana dan bawa ke RSUD H Sahudin Kutacane guna diotopsi.

“Sementara motif pembunuhan karena kedua pelaku ingin menguasai uang milik korban sebesar enam juta rupiah karena alasan desakan ekonomi,” beber Kasat Reskrim. (cseh)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *