Virus Corona Serang Tujuh Warga Dalam 24 Jam

  • Bagikan

BANDA ACEH (Waspada): Virus Corona varian SAR-CoV2 kembali menyerang warga Aceh. Sebanyak tujuh orang terkonfirmasi positif Covid-19 dalam kurun waktu 24 jam. Ini merupakan temuan kasus tertinggi dalam tiga bulan terakhir.

“Tren kasus Covid-19 tampaknya mulai meningkat lagi, dan tujuh kasus terbaru ini merupakan kasus harian tertinggi dalam tiga bulan terakhir,” ungkap Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, di Banda Aceh, Rabu (2/2).

Ia mengatakan, kasus Covid-19 harian yang mencapai delapan orang tercatat pada 6 November 2021 lalu. Selanjutnya kasus harian terus melandai. Kasus baru ditemukan secara sporadis dan tidak setiap hari. Memasuki minggu keempat Januari 2022, kasus harian dilaporkan setiap hari, dan hari ini tujuh lagi warga Aceh positif Covid-19.

Juru bicara yang akrab disapa SAG itu pun merinci ketujuh kasus positif baru covid-19 tersebut menyerang warga Aceh Besar sebanyak empat orang, warga Aceh Utara, Banda Aceh, dan warga Sabang masing- masing satu orang. Sementara satu pasien yang dilaporkan sembuh hari ini tercatat sebagai warga Pidie.

Kemudian, SAG mengatakan, pasien Covid-19 yang kini dalam perawatan di Aceh sebanyak 25 orang. Dua orang di rumah sakit dan 23 penderita tanpa gejala atau gejala ringan melakukan isolasi mandiri sesuai protokol penanganan pasien terinfeksi virus corona. Yang di rawat di rumah sakit, satu orang di RSUDZA Banda Aceh, dan satu lagi menjalani perawatan di RSUD Aceh Besar.

Selanjutnya SAG melaporkan kasus akumulatif Covid-19 di Aceh, yang sudah mencapai 38.465 orang, per 1 Februari 2022. Pasien yang sudah sembuh sebagai penyintas Covid-19 sebanyak 36.373 orang. Sedangkan kasus meninggal dunia mencapai 2.067 orang, sejak pandemi Covid-19 melanda Aceh akhir Maret 2020 lalu.

“Sejauh ini belum ada laporan serangan virus corona varian Omicron di Aceh. Tujuh kasus baru tersebut diidentifikasi terinfeksi virus varian lama, SAR-CoV2,” tutup SAG. (b03)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *