Challenger Masih Paten, Launching Single “Dajjal Setan” Di Medan

  • Bagikan
Challenger Masih Paten, Launching Single "Dajjal Setan" Di Medan

MEDAN (Waspada): Band Challenger ternyata maih paten, kendati sudah tidak muda lagi. Band yang didirikan tahun 1989, 35 tahun lalu ini tampil garang enerjik dan atraktif di panggung Zeqita Cafe, Medan, Rabu malam (10/1).

Terdiri vokalis Jali, gitaris Sapril, drummer Iqbal, basis Trie dan kibodis Ipul, band Challenger “come back” di depan publik Medan membawakan secara live single perdana “Dajjal Setan”. Undangan terdiri kalangan pemusik dan penikmat musik rock, pengelola entertainment, promotor musik, media, event organizer, sponsor event serta relasi dan kerabat.

Launching single “Dajjal Setan” diawali makan malam bersama. Usai dibuka MC Diurnanta yang akrab dipanggil Bang Diur, seluruh undangan dan hadirin memajatkan doa bersama untuk mendapat keberkahan dari Allah SWT.

Bang Diur dalam narasinya mnyebutkan band Challenger adalah sebuah band rock yang pernah berkibar dan diperhitungkan namanya di era 90-an. Pernah berjaya dalam festival band Wendi bernaz di Bandung. Kini sebagian personil sudah berpencar di Jakarta, Bandung, dan di Medan namun bergabung kembali dan bakal merilis album tahun ini.

Aplus panjangpun menyambut kehadiran Jali dan kawan-kawan di panggung. Meski sudah tidak muda lagi, vokal Jali masih konstan mendaki nada tinggi di dua lagu ” Sweet Talker” dan “Deeper the Love”, tak ubahnya era 90-an.

Challenger Masih Paten, Launching Single "Dajjal Setan" Di Medan

Demikian juga gitaris Sapril – legend gitar yang pernah dimiliki Kota Medan. Fingeringnya masih kencang dan liar. Gitaris yang mengidolakan Yngwie Malmsteen, Steve Vai, dan Joe Satriani ini masih menampakkan kelasnya sebagai salah satu “dewa gitar” Medan malam itu. Tak kurang dahsyat gebukan drum Iqbal, bassis Trie Harma yang tampil aktraktif dan kelincahan jemari kibodis Ipul.

Dua lagu cover memecah suasana, acara ditandai dengan pemotongan tumpeng serta kata sambutan. Musisi Pay Burman eks Slank memberikan ucapan selamat melalui video, demikian juga personel BIP Ipank Lazuardi.

Seperti diketahui, rekaman “Dajjal Setan” dilakukan di Studio Pisang Jakarta, milik Dede Kumala BIP, pertengahan Desember lalu.
Launching single “Dajjal Setan” ditandai juga dengan pemotongan nasi tumpeng. MC memanggil Promotor Kampusi EO Herwin naik ke panggung untuk menerima sulangan sesendok nasi dari vokalis Jali. Herwin tampak mengusap airmata.

Wajar sebagai mantan promotor Challenger di tahun 90an, Herwin lah yang menantang Challenger tahun lalu agar Challenger membuat karya sendiri dan menjadikannya produk rekaman. Dan tantangan itu kini dijawab Challenger dengan merilis single “Dajjal Setan”.

Puncak acara, ditandai dengan penampilan kembali Challenger membawakan lagu “Dajjal Setan” dan diakhiri jamming penyanyi dan musisi yang hadir, antara lain vokalis Didi Morbid dan Ferry MMG, Bang Diur, drummer Rahman, membawakan antara lain lagu “Creep” “Smoke on the Water”, No Woman No Cry, dan lagu-lagu lain. (rel)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *