Masjid Siti Aisyah Di Tan’im Tempat Miqot Penuh Sejarah

  • Bagikan
Dr. H. Hayatsyah selaku Ketua Kloter 17 bersama jamaah saat bermiqot di Tan'im. Waspada/ist
Dr. H. Hayatsyah selaku Ketua Kloter 17 bersama jamaah saat bermiqot di Tan'im. Waspada/ist

MAKKAH (Waspada): Masjid Siti Aisyah di Tan’im tempat miqot yang penuh catatan sejarah dan umumnya jadi tempat miqot jamaah umrah.

Dari Makkah, jamaah haji kelompok terbang 17 atas nama,Dr. H. Hayatsyah selaku Ketua Kloter,kepada Waspada,Kamis(13/7) menyampaikan jemaah haji Indonesia termasuk dari Sumatera Utara Medan sangat bersemangat untuk melaksanakan umroh.

Umroh bagian dari haji kecil yang pahalanya juga besar sesuai hadist rasul,suatu umroh kepada umroh yang lain adalah Kafarrah(penghapus )dosa diantara keduanya dan haji yang mabrur itu tiada balasannya kecuali surga (HR.Buchori),sehingga jika ada kesempatan dan kesehatan yang mendukung membuat jemaah haji semangat untuk berumroh , dan ada jemaah menyatakan kalau dari tanah air berapa biayanya berapa dan waktunya belum tentu tersedia.

“Tempat miqot untuk umrah antaranya Masjid Siti Aisyah di Tan,im. Tempat ini penuh catatan sejarah dimana nama Masjid diberikan langsung oleh Rasuluullah Muhammad SAW dan pernah mengambil miqot di

Masjid ini, sehingga menjadi favorit jika bermiqot umroh dan terus ramai karena akses yang mudah dan tempatnya juga indah,”kata Dr. H. Hayatsyah.

Disebutkannya, bahkan tahun ini pemerintah kerajaan Arab Saudi menyiapkan bus makkah gratis menuju Tan ‘im walaupun harus nyambung di terminal Makkah.

“Jamaah haji menjadikan berumroh ke Tan’im dengan mudah dibanding Jikronah, hudaibiyah dan lainnya sebagai tempat mengambil miqot,”tambah H. Hayatsyah yang merasakan hal tersebut.

Bahkan dia sudah mencoba rute walaupun hanya sekali tapi menjadi pengalaman menarik dalam bertugas haji di tahun ini dan meligat langsung walaupun terkadang harus antri untuk pergi dan pulang dari dan ke Masjid Aisyah ummul mukminin.

“Semoga dengan semangat dan ramainya berumroh menambah ibadah bagi jemaah haji dan mendatangkan kebaikan dan kemaslahatan bagi keluarga, masyarakat dan bangsa Indonesia,”pungkasnya. (m22)

  • Bagikan