Internasional

Wakili RI, Muchlis M. Hanafi Perkuat Diplomasi Keagamaan Indonesia di Irak

Wakili RI, Muchlis M. Hanafi Perkuat Diplomasi Keagamaan Indonesia di Irak
Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama RI, Muchlis M. Hanafi.
Kecil Besar
14px

KARBALA (Waspada.id): Indonesia terus memperkuat diplomasi keagamaan di kawasan Timur Tengah, khususnya dengan Pemerintah Irak, melalui keterlibatan aktif dalam forum-forum internasional strategis. Hal ini ditandai dengan kehadiran Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama RI, Muchlis M. Hanafi, dalam Forum Internasional Pentashihan Mushaf Al-Qur’an di Karbala, Irak, 2–5 Februari 2026.

Kehadiran wakil Indonesia dalam forum yang digelar atas undangan Diwan Al-Waqf al-Syi’i Pemerintah Irak tersebut mencerminkan kepercayaan internasional terhadap Indonesia sebagai mitra penting dalam isu-isu keagamaan Islam, khususnya terkait penjagaan otoritas dan keilmuan mushaf Al-Qur’an.

Muchlis M. Hanafi terlibat sebagai anggota Komite Internasional Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Irak, bersama para pakar Al-Qur’an dari berbagai negara dunia Islam, seperti Mesir, Yordania, Suriah, dan negara lainnya. Mushaf hasil pentashihan ini direncanakan akan diterbitkan oleh Al-Atabah al-Husainiyah, salah satu lembaga keagamaan terkemuka di Irak.

Forum internasional ini membahas secara mendalam aspek teknis dan ilmiah mushaf Al-Qur’an, mulai dari rasm mushaf, qirā’āt, ḍabṭ, tanda waqaf, hingga standar akademik penerbitan mushaf yang sahih dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Partisipasi Indonesia dalam forum ini merupakan bagian dari diplomasi keagamaan yang terus kami perkuat, khususnya dalam membangun kerja sama keilmuan Al-Qur’an dengan negara-negara dunia Islam, termasuk Irak,” ujar Muchlis M. Hanafi di Karbala, Selasa (3/2/2026).

Menurut Muchlis, diplomasi keagamaan menjadi salah satu instrumen strategis Indonesia dalam mendorong dialog lintas mazhab, moderasi beragama (wasathiyah), serta mempererat hubungan antarnegara Islam melalui jalur keilmuan dan spiritual.
Rekam jejak Indonesia dalam bidang pentashihan mushaf turut memperkuat posisi tersebut. Muchlis M. Hanafi sebelumnya menjabat sebagai Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Kementerian Agama periode 2015–2022, serta aktif dalam berbagai proyek dan forum pentashihan mushaf internasional.

Selain di Irak, ia juga menjadi anggota tim pentashih Mushaf al-Ummah di Turki dan anggota Majelis ‘Ilmi Platform Sanad lil Ijāzah al-Qur’āniyyah yang diluncurkan di Qatar pada 2024.

“Indonesia hadir bukan hanya sebagai peserta, tetapi sebagai mitra strategis yang ikut membangun standar dan arah pengembangan mushaf Al-Qur’an di tingkat global,” tegasnya.

Penguatan diplomasi keagamaan ini sejalan dengan kebijakan Menteri Agama RI dan arahan Presiden RI dalam memperluas peran Indonesia di panggung internasional, khususnya melalui soft power keagamaan, kerja sama dunia Islam, serta komitmen bersama menjaga kemurnian mushaf Al-Qur’an.

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE