Gaya Hidup Untuk Jantung Sehat

  • Bagikan
Gaya Hidup Untuk Jantung Sehat

KESEHATAN adalah hal yang patut kita syukuri dan harus dijaga sebaik munkin. Kesehatan jantung akan membuat kita lebih leluasa untuk melakukan aktivitas.

Namun penyakit jantung dapat menimpa siapa saja. PJK atau Penyakit Jantung Koroner merupakan penyakit kardiovaskuler yang memiliki angka morbiditas dan mortalitas tertinggi pada kelompok penyakit tidak menular baik di dunia maupun di Indonesia.

Penyakit ini diperkirakan sebagai penyebab 1/3 kematian pada orang yang berusia diatas 35 tahun pada negara-negara barat (Aswara, Efendi, and Bestari 2022).

Diperkirakan bahwa diseluruh dunia, penyakit jantung koroner (PJK) pada tahun 2020 menjadi pembunuh utama tersering yakni sebesar 36% dari seluruh kematian (Yulendasari, Isnainy, and Pradisca 2021).

Di Indonesia prevalensi penyakit jantung koroner mencapai angka 1,5 %. Dalam kata lain diperkirakan pada setiap 1000 penduduk Indonesia terdapat 15 orang yang menderita penyakit jantung koroner. Di provinsi Sumatera Utara sendiri prevalensi penyakit jantung coroner mencapai angka 1,1 % (Aswara, 2022). Mengerikan, bukan? Karenanya, maka dari itu kesehatan jantung akan menjadi prioritas utama untuk kesehatan (Aswara, Efendi, and Bestari 2022).

Kebiasaan – kebiasaan yang tanpa kita sadari dapat memperburuk kesehatan jantung adalah sebagai berikut :

1. Kebiasaan meroko

Kandungan nikotin yang ada pada rokok dapat menyebabkan menurunkan kadar oksigen ke jantung, meningkatkan tekanan darah, menyebabkan pembekuan darah hingga dapat merusak selsel di arteri koroner.

Banyak yang beranggapan bahwa jika mengkonsumsi rokok dalam jumlah sedikit masih dalam batas aman. Namun kenyataannya merokok dengan jumlah sedikitpun dapat meningkatkan resiko penyakit jantung dari pada tidak merokok. Maka dari sekarang STOP rokok.

2. Pola makan tidak sehat

Makanan yang tidak sehat menyebabkan penumpukan plak di arteri sehingga menghambat peredaran darah ke jantung. Biasakanlah untuk mengkonsumsi makanan dengan bahan pangan yang rendah lemak namun tinggi serat dan nutrisi, semisalnya sayuran hijau, buah-buahan, ikan, gandum, kacang-kacangan. Hindari makanan dengan pemanis buatan, gorengan, tinggi garam dan berbagai makanan siap saji.

3. Stres

Ketika seseorang stres maka akan mengeluarkan hormon kortisol yang berakibat membuat kaku pembuluh darah. Teknik relaksasi untuk mengatasi stress dapat dilakukan dengan duduk dengan posisi santai dan nyaman sambil membayangkan hal yang menyenangkan dengan mata terpejam,

kemudian tarik nafas dari hidung, lalu hembuskan nafas dari mulut dengan membayangkan seolah beban pikiran dilepaskan yang diulangi sebanyak 3 kali sembari mensyukuri nikmat Tuhan YME.

4. Jarang berolahraga

Para ahli merekomendasikan untuk berolah raga 30 menit sehari 5 kali dalam seminggu terbukti ampuh menurunkan tekanan darah, menormalkan tingkat kolesterol dan menjaga berat badan. Olah raga ringan dapat dilakukan di rumah atau dilingkungan sekitar. American Heart Association merekomendasikan beberapa jenis olah raga untuk kesehatan jantung semisalnya jalan kaki, lari atau jogging, renang dan sepeda statis yang merupakan bentuk latihan kardiovaskuler yang bagus untuk kesehatan jantung.

5. Tidak menjaga kesehatan gigi dan mulut

Gigi dan mulut yang tidak terawat bisa menyebabkan adanya bakteri penyebab gingvitis yang menginfeksi gusi dapat menyebar ke pembuluh darah. Yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut adalah dengan sikat gigi minimal 2 kali sehari, gunakan obat kumur agar dapat membasmi bakteri yang terdapat dalam mulut dan gigi secara optimal, bersihkan lidah secara rutin karena lidah dapat menjadi tempat bakteri berkembang biak, rutin pemeriksaan gigi 6 bulan sekali.

6. Kontrol faktor risiko

Lakukan kontrol rutin dan konsumsi obat secara teratur jika anda memiliki faktor risiko Seperti hipertensi, diabetes dan kolesterol tinggi. *Penulis Dr. Siti Zahara Nasution, S Kp., MNS & Purnama Sari Rezeki Sambas (Program Studi Magister Keperawatan Universitas Sumatera Utara)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *