Sumut

Bupati Dairi Resmikan Program Air Aman Di Pegagan Julu III Untuk 230 KK

Bupati Dairi Resmikan Program Air Aman Di Pegagan Julu III Untuk 230 KK
Kecil Besar
14px

SUMBUL (Waspada.id):  Bupati Dairi Vickner Sinaga meresmikan program air aman berbasis masyarakat yang dilaksanakan oleh Water Mission melalui Yayasan Way Mitra Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi, Kamis (12/3/2026) di Desa Pegagan Julu III, Kecamatan Sumbul. Program ini memberikan manfaat bagi 230 kepala keluarga (KK) atau sekitar 920 jiwa di Dusun II, III, dan IV.

Dalam kesempatannya, Bupati Vickner Sinaga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tersebut dan mengajak masyarakat terus berkontribusi membangun daerah, terutama di tengah tantangan anggaran. “Pendapatan asli daerah (PAD) Dairi hanya cukup untuk satu bulan, sisanya dibantu oleh dana dari pusat lewat DAK dan DAU. Saya sudah mengajak seluruh jajaran dan masyarakat untuk melakukan gotong-royong. Setahun sudah pemerintahan kami berjalan, beberapa program yang sudah terlaksana yakni UHC telah 100%, dimana seluruh warga Dairi kini memiliki jaminan kesehatan, sekolah rakyat yang akan dibangun di Sitinjo. Masih banyak yang harus kita kerjakan, oleh karena itu mari kita saling berkoordinasi dan berkontribusi,” ujarnya.

Kepada Komite Air Desa Pegagan Julu III, Bupati memberikan apresiasi tinggi atas peran mereka. “Ini bukan hanya langkah kecil, anda adalah pahlawan swasembada air. Saya dengar ini akan berlanjut ke Desa Pegagan Julu yang lain. Saya harapkan semua Pegagan Julu harus memiliki air minum yang layak. Terima kasih dan lanjutkan tugasmu yang mulia ini,” ucapnya.

Sementara itu, Country Koordinator Water Mission Indonesia, Deddy Edward Sitohang, melaporkan bahwa proses pengujian dan verifikasi sistem (commissioning) telah dimulai sejak 1 September 2025 sebelum akhirnya diresmikan pada hari ini. “Hingga saat ini, Water Mission di Dairi sudah melakukan program air minum dengan sistem sambungan rumah sejumlah 738 KK. Tersebar di Desa Lae Itam sebanyak 84 KK pada tahun 2023, Desa Kuta Gugung sebanyak 194 KK tahun 2024, Desa Dolok Tolong sebanyak 230 KK tahun 2025 dan Desa Pegagan Julu III sebanyak 230 KK tahun 2026,” terangnya.

Dalam acara tersebut, Aliansi Masyarakat Pemerhati Dairi (AMPEDA) juga turut hadir dan mendukung program daerah dengan menghidupkan kembali pembibitan ikan di Silancang untuk menambah PAD, serta membagikan bibit pohon kemiri dan kopi kepada masyarakat dalam rangka gerakan merawat bumi.

Turut hadir dalam peresmian tersebut Sekretaris Daerah Surung Charles Bantjin, Ketua TP PKK Dairi Rita Puspita Vickner Sinaga, Kepala Dinas Kominfo Desi Sianturi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Masaraya Berutu, Camat Sumbul Rinto Hutauruk, Kepala Desa Pegagan Julu III Patar Nainggolan, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat. [***]

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE