MEDAN (Waspada.id): Gemerlap semangat dan kreativitas generasi muda mewarnai malam puncak Grand Final Duta Berkarya Sumatera Utara (DBSU) 2026 yang digelar pada Minggu, 15 Februari 2026.
Bertempat di Aula Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Bangunan dan Listrik (BBPPMPV BBL), ajang bergengsi ini melahirkan enam talenta terbaik yang siap menjadi wajah inspiratif Sumatera Utara.

Suasana aula dipenuhi sorak dukungan dan tepuk tangan meriah saat satu per satu nama finalis terbaik diumumkan. Dari proses seleksi panjang dan karantina intensif selama dua hari, terpilih tiga putra dan tiga putri yang dinilai unggul dalam kreativitas, intelektualitas, bakat, serta karakter.
Ketua Panitia DBSU 2026, Muhammad Faisal Amin, dalam sambutannya menegaskan bahwa gelar juara bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab besar.
“Ketika kalian menyandang gelar winner atau best category, jangan sampai menjadi tinggi hati. Tetaplah rendah hati, saling merangkul, dan jalankan program kerja dengan penuh tanggung jawab,” pesannya kepada para finalis.
Perjalanan menuju Top 6 bukanlah hal mudah. Dari 24 peserta awal, seleksi mengerucut menjadi Top 20, kemudian Top 12, 10 besar, hingga akhirnya enam finalis terbaik dinobatkan sebagai Duta Berkarya Sumut 2026.
Selama masa karantina, peserta diuji melalui berbagai tahapan, mulai dari penilaian karya, diskusi intelektual, hingga unjuk bakat (talent show). Dewan juri melakukan penilaian menyeluruh terhadap orisinalitas karya, kualitas, serta makna yang disampaikan.
Empat kategori utama menjadi dasar penentuan pemenang, yaitu: Persahabatan kemampuan membangun kebersamaan dan solidaritas. Duta Intelegensia – wawasan, pola pikir kritis, dan keaktifan berdiskusi.
Paling Berbakat – kualitas seni, kreativitas, dan teknik saat unjuk talenta. Terfavorit – dukungan publik melalui interaksi di Instagram.
Penilaian dilakukan secara objektif oleh lima dewan juri profesional, terdiri dari Direktur Berkarya M. Amin Faisal, Founder Duta Berkarya Rezky Ramadan, satu akademisi, serta dua pemateri karantina.
Enam Finanalis terbaik Kategori Putra Juara 1: Rio Irmaidi Syahputra (UINSU), Juara 2: Pangeran Lionel Simbolon (SMA Plesedayu Nusantara). Juara 3: Andika Armanda Fahrezi Sitepu (Universitas Al-Azhar Medan)
Kategori Putri: Juara 1: Gryzelda Wiwi C.S Kembaren (SMAN 1 Kotalimbaru), Juara 2: Nelvi Nammora Putri Hasibuan (SMA N 1 PBJ), Juara 3: Zakiyah Ilmi Ginting (Poltekkes Kemenkes Medan).
Terpilihnya enam finalis terbaik ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Sumatera Utara memiliki potensi besar dalam bidang seni, kreativitas, dan intelektualitas.
Ajang Duta Berkarya Sumut bukan hanya tentang mahkota dan gelar. Lebih dari itu, DBSU menjadi ruang pembinaan karakter, kepemimpinan, serta pengembangan potensi generasi muda.
Grand Final 2026 menjadi momentum lahirnya figur-figur muda inspiratif yang diharapkan mampu berkontribusi bagi kemajuan seni, budaya, dan pariwisata Sumatera Utara. Dengan semangat berkarya dan rendah hati, para Duta Berkarya Sumut 2026 kini siap melangkah lebih jauh, membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi. (htjs)










