TAMIANG (Waspada.id): Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Samudra (Unsam) melaksanakan pelayanan trauma healing bagi anak-anak sebagai kelompok rentan trauma melalui kegiatan Bio-painting dan Bio-planting di Desa Pahlawan, Aceh Tamiang.
“Pelaksanan pengabdian ini merupakan wujud nyata kontribusi Perguruan Tinggi dalam merangkul korban banjir di wilayah Aceh,” sebut Ketua Tim PKM Universitas Samudra Herlina Putri Endah Sari, S.Si., M.Sc., didampingi mahasiswa Prodi Biologi, Universitas Samudra kepada wartawan, Minggu (01/02/2026).
Menurutnya, banjir tidak hanya menyebabkan kerusakan pada infrastruktur, namun juga pada keseimbangan ekosistem dan memberikan trauma psikologis bagi masyarakat, salah satunya kelompok yang paling rentan trauma pascabencana yaitu anak-anak.
“Kegiatan Ecotherapy ini dapat mengintervensi perasaan takut anak-anak terhadap alam akibat bencana yang telah mereka alami, selain itu kegiatan juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran untuk mencintai ekosistem melalui pembelajaran Biologi yang menarik dan menyenangkan,” jelasnya.

Selain memberikan pelayanan, sambungnya, trauma healing melalui kegiatan melukis dengan bahan alam dan menanam pohon peneduh bersama, Tim PKM Unsam juga mendistribusikan kit menggambar untuk anak-anak.
“Kegiatan ini berhasil dilaksanakan berkat dukungan penuh dari Universitas Samudra melalui program pengabdian kepada masyarakat tanggap bencana, yang difasilitasi oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM),” urainya.
Sementara itu, Geuchik Desa Pahlawan, Rusli, S. Kom mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Tim PKM Unsam.
“Kami menyampaikan banyak terima kasih kepada Unsam atas kegiatan dan bantuan yang telah diberikan. Semoga kegiatan ini dapat mengembalikan perasaan bahagia bagi anak-anak di Desa Pahlawan,” imbuhnya. (Id74)












