Lainnya

Pemko Medan Dorong Inovasi Pelestarian Budaya Melayu

Pemko Medan Dorong Inovasi Pelestarian Budaya Melayu
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menerima audiensi panitia Halal Bihalal Masyarakat Melayu Indonesia di Balai Kota Medan, Senin (6/4/2026). Waspada.id/ist
Kecil Besar
14px

MEDAN (Waspada.id): Budaya Melayu di Kota Medan terus diupayakan hadir lebih dekat dengan masyarakat lintas suku melalui pendekatan yang kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman. Pemerintah Kota Medan pun mendorong berbagai inovasi agar kekayaan budaya tersebut tidak hanya hidup dalam seremoni, tetapi juga menjadi bagian dari keseharian warga.

Hal itu disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menerima audiensi panitia Halal Bihalal Masyarakat Melayu Indonesia di Balai Kota Medan, Senin (6/4/2026). Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota didampingi Kepala Bapenda Kota Medan M. Agha Novrian dan Kabag Kesra Agus Suryono.

Rico Waas menegaskan pentingnya upaya konkret dalam mempopulerkan budaya Melayu, tidak terbatas pada kegiatan seremonial. Ia mendorong pengembangan melalui berbagai bentuk kreatif, seperti tarian persembahan, seni pertunjukan, hingga eksplorasi di bidang sinema dan kuliner.

Menurutnya, ruang publik juga dapat dimanfaatkan sebagai media promosi budaya. Ia mencontohkan kegiatan car free night yang dapat diisi dengan penampilan budaya Melayu sebagai langkah memperkenalkan sekaligus melestarikan tradisi kepada masyarakat luas.

Selain itu, ia menekankan pentingnya regenerasi dalam menjaga keberlanjutan budaya. Generasi muda, kata dia, harus dilibatkan secara aktif dengan pendekatan yang lebih kekinian.

“Generasi muda harus terlibat aktif dalam mengembangkan budaya Melayu dengan pendekatan yang sesuai zaman. Kreativitas mereka penting agar budaya tetap relevan dan dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

Ketua Panitia, Milhan, menyampaikan bahwa Gebyar Halal Bihalal Masyarakat Melayu Indonesia akan digelar di Hotel Mercure Medan dan melibatkan berbagai organisasi Melayu.

Acara tersebut direncanakan dihadiri sejumlah tokoh Melayu, termasuk anggota DPD RI Sultan Najamuddin, para sultan dari Sumatera Utara dan daerah lain, serta peserta dari sedikitnya 10 provinsi.

“Kami berharap Bapak Wali Kota dapat hadir dan memberikan sambutan,” kata Milhan. (wsp.id)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE