MEDAN (Waspada.id): SMA Dharmawangsa Medan kembali melaksanakan kegiatan Pesantren Kilat Ramadan (PKR) ke-32 selama dua hari, Senin–Selasa (2–3/3). Kegiatan tahunan ini menjadi bagian dari pembinaan karakter religius siswa dalam menyambut Ramadan 1447 Hijriah.
Mengusung tema membentuk karakter islami yang beriman dan bertaqwa melalui pesantren Ramadan, sebanyak 240 siswa perwakilan dari kelas X hingga XII turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Setiap kelas mengirimkan tujuh perwakilan untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disusun panitia OSIS bersama pihak sekolah dan yayasan.
Kepala Sekolah Hanum Herawati Harahap SPd, MH, dalam arahannya menekankan pentingnya mengimplementasikan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan demikian setelah mengikuti kegiatan ini para siswa diharap mendapatkan sesuatu yang lebih baik dari sebelum seperti dari segi peningkatan ibadah, kejujuran serta akhlak yang mulia.
“Orang beriman adalah mereka yang mampu mengamalkan apa yang ada di dalam Alquran karena itu kepada siswa diminta untuk dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Kami berharap setelah mengikuti kegiatan ini, para siswa mengalami perubahan yang lebih baik, baik dari segi perilaku maupun dalam menegakkan ibadah,” ujarnya.
Dia juga meminta kepada siswa untuk dapat mengikuti kegiatan ini sebaik-baiknya. Semoga kegiatan ini bukan hanya serimoni belaka, tetapi harus ada hikmah yang dapat dipetik dari kegiatan ini.
Sementara itu, perwakilan Yayasan Dharmawangsa Medan, Dr. H. Edi Iskandar SE, MM, menyampaikan bahwa puasa merupakan ujian kejujuran bagi setiap individu.
“Puasa adalah ujian kejujuran, karena hanya diri sendiri dan Allah yang mengetahui apakah seseorang benar-benar menjalankannya. Kami berharap kegiatan ini memberikan pemahaman keislaman yang lebih mendalam sehingga tidak hanya menjadi seremoni, tetapi meninggalkan nilai positif yang membekas,” tuturnya.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai kegiatan keagamaan, seperti shalat Dhuha berjamaah, ceramah keagamaan, tadarus Alquran, ceramah Zuhur, praktik shalat jenazah, serta sesi motivasi Islami yang disampaikan oleh pendongeng Andi Rosandi.
Melalui Pesantren Kilat Ramadan ke-32 ini, sekolah berharap tercipta generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia, jujur, serta memiliki pemahaman agama yang kuat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.(id13)











