MEDAN (Waspada): Pasangan suami istri (Pasutri) Fadli Hariadi dan Arbainah, adalah jamaah calon haji (Calhaj) asal Serdangbedagai (Sergai), yang menunaikan ibadah haji tahun 2025. Keduaya bergabung dengan Kelompok Terbang (Kloter) 14 yang berangkat ke Tanah Suci, Minggu (18/5).
Ketika ditemui Sabtu (17/5), pasangan ini mengaku sangat bahagia, karena impian berhaji tercapai, setelah 20 tahun berjualan pisang goreng, dan akhirnya bisa menuaikan rukun Islam kelima itu.
Fadli sangat bersyukur akhirnya bisa menunaikan ibadah haji setelah 12 tahun menunggu.
“Sebelumnya saya bersama istri mendaftar dana talangan haji Rp 25 juta untuk mendapatkan nomor porsi. Alhamdulillah penantian panjang menjadi Tamu Allah bisa terwujud,” ujranya, yang berencana akan mendoakan keluarga, saudara dan rekan seprofesi serta anak-anak agar kelak melaksanakan ibadah haji.
Ia menceritakan, sejak tahun 2005 mulai berjualan pisang goreng di pinggir jalan Desa Sialang Buah, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Sergai.
“Setiap hari mulai pukul 8 pagi sampai pukul 4 sore, saya berjualan bersama istri. Setiap hari kami jualan tidak ada hari libur, jika merasa lelah, baru kami libur,” ujar pasangan ini.
Suami istri yang memiliki 2 orang anak ini rutin menyisihkan uang sebagai tabungan untuk berangkat haji.
Sedikit demi sedikit uang hasil penjualan pisang goreng dikumpulkan untuk tabungan haji.
Fadli menceritakan, suka dukanya bersama istri saat berjualan pisang goreng. “Pendapatannya tidak menentu, pak. Terkadang ramai, namun juga sepi, apalagi kondisi ekonomi sekarang ini susah mencari uang, namun kami menjalaninya dengan penuh kesabaran, karena rezeki sudah diatur Allah SWT,” ucapnya.
Sementara itu, sang istri Ardiah mengungkapkan suka duka mulai merintis usaha jualan pisang goreng.
“Saat anak kami masih bayi, saya bersama suami memasang kain gendong dan mengayunkan anak kami di ranting sebatang pohon di dekat kami berjualan. Saat itu, tempat berjualan kami masih berupa tenda bongkar pasang,” kata Ardiah.
“Anak kami besar-besar di jalan lah Pak,” ungkap Ardiah sambil tersenyum.
Pasutri yang sebelumnya pernah melaksanakan umrah ini bersyukur bisa melaksanakan ibadah suci ke Baitullah.
Mereka berharap dalam perjalanan hajinya ini, agar selalu diberi kesehatan dan kemudahan dalam melaksanakan rangkaian ibadah haji dan kembali ke Tanah Air dan mendapat predikat sebagai haji mabrur.
Di Tanah Suci nanti, Pasutri ini ingin mendoakan keluarga yang belum berkesempatan menunaikan ibadah haji agar bisa menunaikan Rukun Islam Kelima itu. (m22)











