Medan

43 Finalis Dikarantina, Chiquita Athaya Said Mantap Menuju Puncak Duta Pelajar Berkarya Sumut 2026

43 Finalis Dikarantina, Chiquita Athaya Said Mantap Menuju Puncak Duta Pelajar Berkarya Sumut 2026
Kecil Besar
14px

MEDAN (Waspada.id):  Sebanyak 43 finalis resmi menjalani masa karantina Duta Pelajar Berkarya Sumatera Utara 2026 di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Bangunan dan Listrik (BBPPMPV BBL), Jalan Setia Budi, Medan Helvetia, Sabtu (14/2/2026).

Dari 44 peserta yang dijadwalkan, satu finalis terpaksa absen akibat kecelakaan. Meski demikian, proses karantina tetap berlangsung dinamis dan penuh semangat sebagai tahap krusial sebelum malam Grand Final, Minggu (15/2/2026).

Di antara puluhan peserta, nama Chiquita Athaya Said, siswi kelas IX SMP Swasta Al-Amjad Medan, menjadi salah satu finalis yang mencuri perhatian. Dengan pembawaan tenang dan percaya diri, Chiquita menyatakan kesiapannya tampil maksimal di panggung puncak.

“Saya mendengarkan setiap materi dengan baik, memahami isinya, dan akan menerapkannya saat final nanti,” ujarnya.

Chiquita mengaku keikutsertaannya berawal dari rasa ingin tahu. Saat libur sekolah, ia aktif mencari informasi tentang ajang-ajang duta yang bisa menjadi wadah pengembangan diri.

“Karena saya memang menyukai karya dan hal-hal ilmiah, akhirnya saya tertarik ikut Duta Pelajar Berkarya,” katanya.

Ia pun mengajak teman-temannya untuk memberi dukungan dengan mengikuti akun media sosial Duta Berkarya Sumatera Utara serta memberikan dukungan pada namanya.

Ketua Panitia sekaligus Regional Direktur Duta Berkarya Sumatera Utara, Faisal Amin, menegaskan bahwa karantina bukan sekadar persiapan teknis menuju panggung, melainkan proses pembentukan karakter.

Hari pertama diisi dengan mentoring intensif. Materi public speaking dibawakan Doni Prayogi, dilanjutkan pengembangan diri oleh Ria selaku manajer komunitas Bumantara. Para finalis juga mendapat pembekalan dari Joy, Founder Putra-Putri Fajar Sumatera Utara, yang mengupas etika kedutaan, personal branding, hingga pelayanan sebagai duta.

Tak berhenti di teori, peserta juga menjalani pelatihan catwalk mulai teknik berjalan, duduk, hingga gestur tubuh yang mencerminkan kepribadian seorang duta pelajar.

Menariknya, setiap finalis diwajibkan membawa karya terbaiknya. Di masa karantina, karya tersebut disempurnakan sebelum ditampilkan pada sesi opening number saat grand final.

“Penonton dengan kapasitas sekitar 300 orang akan melihat langsung karya mereka, mulai dari lukisan, fotografi, rangkaian bunga, hingga kerajinan tangan,” jelas Faisal.

Konsep ini menjadi pembeda, karena penilaian tidak hanya bertumpu pada penampilan, tetapi juga kreativitas dan kontribusi nyata pelajar.

Pada malam grand final, seluruh finalis akan tampil sebelum diseleksi menjadi Top 10, lalu mengerucut ke Top 3 pasangan terbaik. Selain gelar utama Duta Pelajar Berkarya Provinsi Sumatera Utara 2026, panitia juga menyiapkan sejumlah kategori penghargaan, seperti bidang pendidikan dan persahabatan.

Pemenang nantinya berpeluang melaju ke jenjang lebih tinggi pada agenda tingkat lanjutan yang direncanakan berlangsung Agustus mendatang.

“Kami tidak melihat keterbatasan mereka. Semua finalis punya kesempatan yang sama untuk berkembang,” tegas Faisal.

Sementara itu Kepala SMP Al Amjad Kiki Fazrina mengaku bangga dengan capaian Chiquita.

Dijelaskan, untuk seleksi ananda Chiquita hanya melaporkan bahwa ananda ingin mengikuti kegiatan duta inspirasi jadi tidak ada seleksi antar kelas hanya yang berminat saja yang ikut.

“Pihak sekolah merasa bangga atas talenta Chiquita.  Awalnya juga dia siswa yang pemalu namun di sekolah ada ekskul public speaking jadi dia sudah terbiasa berbicara di depan umum dan itu bisa berbahasa Inggris,”ungkap Kiki bersama Arfito Nugroho selaku Koordinator Bidang Prestasi SMP Swasta Al Amjad.

Tentang prestasi lain, ia juga menyebutkan beberapa kali ikut kompetisi.

“Kalau siswa SMP sudah ada yang pernah ikut namun tidak lolos ke tahap final seperti Sobat SMP dari Kemendikbud pada tahun lalu,”ujarnya sembari berharap agar ananda Chiquita.

menjadi contoh dan teladan bagi siswa lain agar berani tampil di depan umum, kedepannya siswa lain dapat mengikuti lomba serupa ataupun lomba lain.(htjs)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE