74 Mahasiswa Dari 10 Provinsi, Kuliah Di USM Indonesia

  • Bagikan

MEDAN (Waspada): Sekitar 74 mahasiswa dan mahasiswi dari 35 kampus di 10 provinsi luar Pulau Sumatera, mengikuti perkuliahan di Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia.
“Perkuliahan para mahasiswa dan mahasiswi tersebut dibiayai oleh negara untuk satu semester,” kata Rektor USM Indonesia DR. Ivan Elisabeth Purba, MKes kepada Waspada usai acara berbuka puasa yang digelar di kampus tersebut, Kamis (21/3).
Pada tahun 2023, lanjut Ivan, USM Indonesia menerima 103 mahasiswa program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) 3. Peserta PMM3 yang berasal dari 50 perguruan tinggi di luar Pulau Sumatera ini, akan kuliah selama satu semester di USM Indonesia.
Selain komit dengan peningkatan kecerdasan intelektual, USM Indonesia juga berupaya membentuk kecerdasan spiritual sebagai upaya melahirkan sumberdaya manusia yang berkompeten dan berkarakter.
“Salah satu upaya pembentukan kecerdasan spiritual itu adalah dengan kegiatan keagamaan, seperti berbuka p uasa di bulan Ramadhan ini,” kata Ivan.
Sebelumnya, keluarga besar Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia menggelar acara berbuka puasa bersama, Kamis (21/3), dengan tema “Menebar Kebaikan Menggapai Ampunan Menuju Generasi yang Diridhai Allah SWT”.
Kegiatan yang berlangsung di ruang Ign Washington Purba Hall itu, dihadiri Ketua Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) Sumut Prof. Dr. H. Bahdin Nur Tanjung, MM; Ketua Yayasan Sari Mutiara DR. Parlindungan Purba, SH, MM; Rektor USM Indonesia DR. Ivan Elisabeth Purba, MKes; dan undangan lainnya. Sedangkan tausyiah Ramadhan disampaikan Ustadz Hasbi Al Mawardi Lubis.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Hasbi Al Mawardi Lubis mengajak para mahasiswa untuk selalu menghormati orangtua, khususnya ibu.
Dia mengingatkan bahwa keberhasilan hidup seseorang tidak terlepas dari doa yang dipanjatkan seorang ibu. Karena itu, para mahasiswa diminta selalu menjaga sikap terhadap orangtua.
Ketua Yayasan Sari Mutiara Dr. Parlindungan Purba mengatakan, setiap bulan Ramadhan, USM Indonesia selalu mengadakan kegiatan buka puasa bersama yang diikuti segenap civitas akademika perguruan tinggi tersebut dan undangan.
Menurut Parlindungan, buka puasa bersama ini menjadi sarana komunikasi yang menghubungkan manusia dengan Tuhan, sarana komunikasi sesama civitas akademika dan juga untuk diri sendiri.
“Dengan berpuasa, akan semakin mendekatkan diri dengan Tuhan dan puasa juga untuk meningkatkan kesehatan,” jelasnya.
Rektor USM Indonesia DR. Ivan Elisabeth Purba menambahkan, kegiatan buka puasa bersama ini merupakan momentum untuk meningkatkan kebersamaan dan memelihara sikap saling menghargai diantara sesama mahasiswa, khususnya yang menjalankan ibadah puasa.
“Puasa juga menjadi sarana untuk menebarkan kebaikan, sesuai dengan tema yang kita angkat untuk kegiatan buka puasa bersama ini,” jelasnya.
Ivan menambahkan, kegiatan buka puasa bersama ini diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia yang tengah mengikuti program Kampus Merdeka.
Sementara, Ketua Panitia Heri Enjang Syahputra SE M AK yang juga Dekan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial mengatakan, dalam acara buka puasa bersama ini, USM Indonesia memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu yang tinggal di sekitar kampus.(m09/B)

74 Mahasiswa Dari 10 Provinsi, Kuliah Di USM Indonesia

Waspada/ist
Ketua Yayasan Sari Mutiara Dr Parlindungan Purba, SH, MM; Rektor USM Indonesia DR. Ivan Elisabeth Purba, SH foto bersama anak yatim piatu usai pemberian santunan.

  • Bagikan