Abdillah, Ikhlas Berjuang Untuk Masyarakat

  • Bagikan
Abdillah, Ikhlas Berjuang Untuk Masyarakat
Caleg DPR RI, H. Abdillah, SE, Ak, MBA (kiri) tampil dalam bincang-bincang santai podcast Waspada TV dipandu host Armin Rahmansyah Nasution, Kamis (18/1) sore. Waspada/Surya Efendi

MEDAN (Waspada): Wali Kota Medan periode 2000 sampai 2008, H. Abdillah, SE, Ak. MBA mengaku menyesal karena begitu lama meninggalkan aktivitas bersama masyarakat.

‘’10 tahun saya merasa bersalah dan berdosa tidak mengikuti kegiatan, perkembangan dan berbaur di tengah-tengah masyarakat. Saya hanya sibuk dengan diri sendiri dan keluarga,’’ cetus Abdillah.

Abdillah mengatakan itu dalam bincang-bincang podcast Waspada TV yang dipandu host Armin Rahmansyah Nasution di studio mini Bumi Warta Harian Waspada Jl. Letjen Suprapto No.1 Medan, Kamis (18/1) sore.

Baru pada 2019, Abdillah mengikuti Pemilu dengan menjadi calon anggota DPD RI. Karena sakit yang dideritanya saat itu, Abdillah tidak berjuang maksimal dan tidak turun ke lapangan untuk bertatap muka dengan masyarakat. ‘’Tentu saat itu, masyarakat Kota Medan banyak yang kecewa,’’ kata Abdillah.

Kini, Abdillah berniat menebus kesalahannya tersebut dengan mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI pada Pemilu 14 Februari 2024.

‘’Saya maju sebagai caleg DPR RI dari Partai NasDem nomor 5 di Daerah Pemilihan Sumut 1 meliputi Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Serdang Bedagai dan Kota Tebing Tinggi, nomor urut 5,’’ ucap Abdillah.

Hingga dalam beberapa bulan terakhir, Abdillah mengaku banyak menghabiskan waktu bertemu masyarakat dengan perasaan haru dan gembira. ‘’Alhamdulillah. Capek tapi hati senang,’’ tuturnya.

Abdillah pun mengapresiasi masyarakat Kota Medan sebab saat menjadi wali kota dulu dan tidak lagi menjadi wali kota, sambutan masyarakat tetap sama, sangat antusias. ‘’Dari semua kalangan, masyarakat Medan ini baik-baik,’’ ucapnya.

Untuk itu Abdillah bertekad pula bagaimana berbuat terbaik untuk masyarakat, khususnya membantu pendidikan dan kesehatan masyarakat Kota Medan, dimana program yang ditinggalkan dulu, akan dilanjutkan lebih baik lagi jika nantinya atas doa, dukungan dan ridho Allah SWT dapat duduk di parlemen.

‘’Niat kita berjuang bukan untuk diri sendiri, tetapi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dengan tulus dan ikhlas. Jabatan itu merupakan amanah. Amanah yang kita pertanggungjawabkan di dalam tanah. Harapan masyarakat tentunya harus diperjuangkan. Mari kita bekerja sama dan sama-sama bekerja,’’ ujar Abdillah.

Semasa menjabat Wali Kota Medan, Abdillah tidak hanya dikenal dekat oleh seluruh lapisan masyarakat, baik tokoh agama, tokoh pemuda dan lainnya serta menjadi idola bagi emak-emak atau kaum ibu.

‘’Dulu saat menjabat wali kota, ada rapat dengan gubernur dan pejabat lainnya, tiba-tiba telpon berdering. Tahu emak yang nelpon, saya langsung angkat dan langsung berbicara dengan emak,’’ cerita Abdillah.

Oleh karena itu, Abdillah berpesan kepada kaum muda dan orang yang masih memiliki orang tua agar bekerja dengan tulus dan ikhlas, tanpa pamrih.

‘’Tolong dengar kata ibu, kata ayah, agar kita selamat di dunia dan akhirat. Selain Allah dan Rasulullah, apa yang dilakukan kedua orang tua untuk kita, tak ada pamrihnya,’’ tutur Abdillah.(m29)

Podcast Waspada TV dengan Abdillah ini tayang Minggu (21/1).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *