MEDAN (Waspada.id) – Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Dr. H. Ahmad Darwis S.Ag, MA, menaruh perhatian besar terhadap keselamatan jemaah haji Indonesia yang dijadwalkan mulai bertolak ke Tanah Suci pada 22 April 2026 mendatang.
Darwis meminta pemerintah Indonesia melalui kementerian terkait untuk bersikap proaktif dalam melakukan lobi diplomatik dengan Kerajaan Arab Saudi guna memastikan perlindungan maksimal bagi para jemaah. Hal ini dinilai krusial mengingat eskalasi konflik yang masih berlangsung di beberapa titik di kawasan Timur Tengah.
“Langkah ini diharapkan dapat memberi ketenangan dan menghindari kecemasan para tamu Allah itu,” ujar H. Ahmad Darwis di Medan, Kamis (2/4).
Pada musim haji 1447 H / 2026 M ini, Indonesia tercatat memberangkatkan total 221.000 jemaah, yang terdiri dari 203.320 jemaah reguler dan 17.680 jemaah khusus.
Di sela-sela pernyataannya, wakil rakyat dari Komisi E ini juga menyelipkan doa agar ketegangan di wilayah tersebut dapat segera mereda sebelum puncak ibadah haji dimulai.
“Selain persiapan teknis, kita tidak putus memanjatkan doa agar konflik di Timur Tengah segera berakhir. Kedamaian di sana bukan hanya demi kelancaran ibadah haji, tapi demi kemanusiaan secara luas. Kita ingin para jemaah berangkat dengan hati yang lapang tanpa dibayangi rasa takut,” tambahnya.
Mitigasi Pemerintah
Dr H Ahmad Darwis juga mengapresiasi langkah pemerintah yang telah menyiapkan skenario mitigasi berlapis, mulai dari pengalihan rute penerbangan guna menghindari zona konflik, hingga koordinasi intensif dengan otoritas Saudi terkait keamanan di Makkah dan Madinah.
Ia juga menyoroti upaya pemerintah dalam mengantisipasi dampak ekonomi, seperti kenaikan harga avtur, agar tidak membebani biaya perjalanan yang ditanggung jemaah.
Lebih lanjut, politisi PKS ini mengingatkan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk terus memperbarui informasi kepada calon jemaah secara berkala dan transparan.
Menurutnya, keterbukaan informasi mengenai situasi terkini di Arab Saudi sangat penting untuk menjaga stabilitas mental jemaah dan keluarga yang ditinggalkan di Tanah Air, sehingga tidak muncul spekulasi atau hoaks yang meresahkan.
Sebagai penutup, Darwis mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung kelancaran penyelenggaraan haji tahun ini melalui doa dan dukungan moral.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, DPR, dan masyarakat dapat memastikan keberangkatan 221 ribu tamu Allah tersebut berjalan sukses hingga kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur. (id144)










