Medan

Akses Kesehatan Nias Melonjak Tajam, RS Tafaeri Kini Layani Ribuan Pasien

Akses Kesehatan Nias Melonjak Tajam, RS Tafaeri Kini Layani Ribuan Pasien
Wakil Gubernur Sumut Surya menerima kunjungan kerja Tim Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara di Ruang Kerja Lantai 9 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Kota Medan, Jumat (10/4/2026). Kunjungan tersebut untuk menyampaikan rencana strategis penguatan sistem kesehatan di Nias Utara. Waspada.id/ist
Kecil Besar
14px

MEDAN (Waspada.id): Program penguatan layanan kesehatan yang digagas Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution membawa perubahan signifikan di Kepulauan Nias. Rumah Sakit Tafaeri di Kabupaten Nias Utara kini mencatat lonjakan jumlah pasien hingga lebih dari 1.000 persen dalam setahun, seiring hadirnya dokter spesialis dan peningkatan fasilitas layanan.

Perbaikan tersebut ditopang oleh kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sumut dengan Universitas Sumatera Utara melalui Rumah Sakit USU. Sejak Maret tahun lalu, sejumlah dokter spesialis ditempatkan di RS Tafaeri, mencakup bidang penyakit dalam, anestesi, obstetri dan ginekologi, serta patologi klinik.

Kehadiran tenaga medis spesialis ini berdampak langsung terhadap peningkatan kepercayaan masyarakat. Jika sebelumnya jumlah pasien hanya berkisar 30–40 orang per bulan, kini meningkat drastis hingga lebih dari 1.000% dalam kurun satu tahun terakhir.

Wakil Gubernur Sumut Surya menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya percepatan pemerataan layanan kesehatan di seluruh wilayah Sumut, termasuk daerah kepulauan.

“Ini kita lakukan untuk percepatan mewujudkan visi dan misi kami terkait layanan kesehatan. Kami sangat berharap Kepulauan Nias mendapatkan akses layanan kesehatan yang sama dengan daerah-daerah lainnya,” kata Surya saat menerima audiensi jajaran USU di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Jumat (10/4/2026).

Selain penempatan dokter spesialis, program ini juga diperkuat dengan pemberian beasiswa kepada putra daerah Nias untuk menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS). Saat ini, terdapat tujuh putra daerah Nias yang tengah menjalani pendidikan PPDS di USU dan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dokter spesialis di wilayah tersebut.

“Harapan kami mereka-mereka ini nantinya terus berkomitmen mengabdi ke daerahnya, mengisi kekosongan kebutuhan dokter spesialis di Nias, jangan malah setelah lulus tidak mau bertugas di sana,” ujar Surya.

Direktur Utama RS USU dr Inke Nadia Diniyati Lubis menyampaikan bahwa fasilitas RS Tafaeri di Kabupaten Nias Utara sebenarnya cukup memadai, namun selama ini terkendala pada ketersediaan sumber daya manusia, khususnya dokter spesialis. Bahkan, menurutnya, ruang operasi rumah sakit tersebut tidak kalah dengan rumah sakit terkemuka di Medan.

“Ruang operasinya malah lebih bagus dibanding RS di Medan. Sayangnya selama ini kekurangan dokter spesialis. Saat kami melaksanakan program pengabdian, pasien di sana meningkat,” kata Inke.(DISKOMINFO SUMUT)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE