Anggota DPRD Sumut  H. Dhody Thahir, SE Ajak Insan Pers Ikut Cegah Kecurangan Pemilu

  • Bagikan
ANGGOTA DPRD Sumut H Dhody Thahir SE. Waspada/Ist
ANGGOTA DPRD Sumut H Dhody Thahir SE. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Anggota DPRD Sumut H Dhody Thahir SE (foto) mengajak seluruh insan pers untuk bersama dan bersinergis mencegah kecurangan pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang digelar serentak.

“Kita mengajak seluruh jajaran media dan insan pers untuk bersama ikut mengawal, mengawasi dan mencegah kecurangan melalui berita yang positip, valid dan berimbang pada pemilihan presiden, legislatif, kepala daerah yang digelar secara serentak,” kata Dhody kepada Waspada di Medan, Sabtu (10/2).

Anggota dewan Fraksi Golkar Dapil V Asahan-Batubara-Tanjungbalai ini merespon Hari Pers Nasional 2024 yang diperingati pada 9 Februari 2024, dengan mengusung tema “Mengawal Transisi Kepemimpinan Nasional dan Menjaga Keutuhan Bangsa”.

Menyikapi hal itu, Dhody menyampaikan selamat pada insan pers yang merayakan HPN yang digelar di masa transisi kepemimpinan nasional ini.

Dijelaskan Dhody, seluruh insan pers  diajak berperan lebih optimal Pemilu agar berlangsung damai dan dapat mengantarkan kepada transisi kepemimpinan.

Dia menyampaikan pentingnya peran pers yang tetap independen dan kritis. Dalam konteks Pemilu, Pers juga harus berperan dalam mengajak masyarakat untuk berpartisipasi saat pencoblosan dan melawan politik uang.

“Saya kira yang menjadi penting mengajak masyarakat berpartisipasi dalam Pemilu, mengajak masyarakat mencoblos pada 14 Februari. Kemudian mengajak masyarakat untuk berpartisipasi secara sukarela bukan karena politik uang,” kata dia.

Dalam upaya menjaga kualitas demokrasi dan memastikan pemilu berlangsung dengan damai dan aman, Dhody mengajak pers untuk kritis mencermati, mengawasi dan mencegah berbagai tindak intimidasi, kecurangan dan politik uang yang disinyalir akan mencuat, terutama jelang pencoblosan suara.

“Saya kira hal itu perlu dilakukan dengan pemberitaan yang seimbang, valid, independen dan tidak memihak, sehinga menjadi referensi bagi masyarakat, khususnya para calon presiden, legislatife dan kepala daerah.  

Secara khusus, Dhody berharap sahabat-sahabat media perlu menangkal pemberitaan yang cenderung mengarah pada hoaks atau tidak dapat dikukuhkan kebenarannya.

“Ini penting karena sebagai salah satu pilar demokrasi, pers bukan hanya ikut ambil bagian, tetapi juga ikut andil dalam pengawasan pemilu 2024 agar bisa jujur dan adil, kondusif, aman dan damai,” terangnya.

Dhody menilai dalam menjaga martabat demokrasi, dibutuhkan kolaborasi antara pers, pemerintah, dan masyarakat. “Saya kira itu yang penting bagaimana pers mewujudkan Pemilu yang damai yang legitimate, yang bisa mengawal transisi kepemimpinan kita secara lebih baik,” pungkas Dhody. (cpb)

  • Bagikan