Anggota DPRD Sumut Rudi Alfahri Rangkuti: Pers Diminta Ikut Ciptakan Pemilu Damai

  • Bagikan
ANGGOTA DPRD Sumut Rudi Alfahri Rangkuti. Waspada/ist
ANGGOTA DPRD Sumut Rudi Alfahri Rangkuti. Waspada/ist

MEDAN (Waspada):  Anggota DPRD Sumut Rudi Alfahri Rangkuti (foto) menyampaikan ucapan selamat Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2024 dan HUT ke-78 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), yang dirayakan setiap tanggal 9 Februari.

Dewan berharap selain tetap indenpenden dan menjunjung tinggi idealisme, khusus menyambut Pemilu 2024, seluruh insan pers diminta ikut menciptakan kedamaian pada pesta demokrasi itu.

“Kita ucapkan selamat di HPN, dan HUT PWI, ini saya kira jadi momentum penguatan jati diri insan pers menghadapi tantangan, khususunya di masa transisi pemerintahan ini,”: kata Rudi kepada Waspada di Medan, Jumat (9/2).

Anggota dewan Fraksi PAN Dapil XII Binjai Langkat itu, merespon peringatan HPN dan HUT PWI ke-78 pada 9 Februari 2024, dengan tema tahun ini “Mengawal Transisi Kepemimpinan Nasional dan Menjaga Keutuhan Bangsa”.

Menyikapi hal itu, Rudi, yang juga Sekretaris Komisi A DPRD Sumut yang tupoksinya membidangi pemerintahan itu, berharap di usianya yang ke 78, seluruh insan pers yang meliputi media cetak, elektronik, dan online terus memperkuat jati dirinya sebagai awak media yang menjunjung tinggi profesionalisme dan idealisme.

“Teruslah mengawal kebijakan pemerintah, kritisi mana yang baik dan salah dengan tetap menjaga independensi dan idealisme,” imbuh Rudi.

DPRD Sumut, lanjut Rudi tetap menjadi mitra penting bagi insan pers agar terus berkiprah, mengkritisi dan bersinergis dengan memberikan informasi yang valid, berimbang bisa membangun serta memberitakan kondisi bangsa dan Negara kita.

Jaga Kondusifitas 

Berkaitan dengan Pemilu 2024 yang digelar serentak pada 14 Februari 2024 mendatang, dukungan dari media pers sangat penting untuk menjaga kondusifitas bangsa kita.

Disebutkannya, jelang berlangsungnya pesta demokrasi itu, di masa tenang pasca kampanye, dukungan dari media pers menjadi penting untuk ikut menciptakan kedamaian. Misalnya, dengan menyampaikan informasi yang menyejukkan. “Janganlah kita beritakan informasi yang keliru, tidak dapat dikukuhkan kebenarannya. Intinya jangan ikut-ikutan jadi provokator,” sebut Rudi.

Informasi yang misalnya bersifat edukatif dan memberikan pencerahan, diharapkan selain dapat meningkatkan partisipasi pemilih pada pesta lima tahunan itu, juga dapat mewujudkan pemilihan umum yang jujur dan adil, kondusif dan damai.

“Selanjutnya, di masa pencoblosan suara nanti, kita juga berharap dukungan insan pers untuk terus mengawal perolehan suara agar terhindar dari praktik kecurangan dan manipulasi pada penghitungan suara nanti,” katanya.

Pihaknya berharap jajaran pers dan insan media turut memberikan dukungan optimal, jaga kondusifitas di masa tenang ini dan berikan ajakan positip kepada masyarakat.

“Mari kita sama-sama salurkan hak politik pada hari H pelaksanaan Pemilu. Saya berharap kepada seluruh media di masa tenang ini, media masih bisa memberikan edukasi dan mengajak masyarakat untuk gunakan hak pilihnya,” pungkasnya. (cpb)

  • Bagikan