Aniaya Sopir Truk Di Pancurbatu,Ketua OKP Dan Sekjennya Diringkus

  • Bagikan
KAPOLRESTABES Medan, Kombes Pol Teddy John Marbun didampingi Kasat Reskrim, Kompol Jamakita Purba memperlihatkan senapan angin yang digunakan para pelaku untuk menembak sopir truk di Kecamatan Pancurbatu, Selasa (5/3). Waspada/Andi Aria Tirtayasa
KAPOLRESTABES Medan, Kombes Pol Teddy John Marbun didampingi Kasat Reskrim, Kompol Jamakita Purba memperlihatkan senapan angin yang digunakan para pelaku untuk menembak sopir truk di Kecamatan Pancurbatu, Selasa (5/3). Waspada/Andi Aria Tirtayasa

MEDAN (Waspada): Lima oknum anggota dan ketua Ormas Kepemudaan (OKP) yang melakukan penembakan dan pelemparan terhadap supir truk di Kecamatan Pancurbatu diringkus oleh personel Sat Reskrim Polrestabes Medan.

Kelima tersangka yang dibekuk yakni, DS ,50, Ketua OKP di Kecamatan Pancurbatu, warga Desa Durin Simbelang, Pancurbatu, ASG ,28, Sekjen OKP di Pancurbatu warga Desa Namoriam, Dusun 3, Pancur Batu, EG ,27, warga Desa Durin Simbelang, Pancurbatu, BST ,24, warga Desa Durin Sembilang, Gang Jambur, Kecamatan Pancurbatu dan MS alias C ,41, warga Desa Durin Simbelang, Kecamatan Pancurbatu.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Teddy John Marbun didampingi Kasat Reskrim, Kompol Jamakita Purba kepada wartawan di Polrestabes Medan, Selasa (5/3) mengatakan motif penganiayaan tersebut karena pelaku tersinggung karena anak salah satu dari lima tersangka diolok-olok oleh massa Ormas lain sehingga menembak supir dengan senapan angin.

“Motif para pelaku menyerang para sopir truk ini karena tersinggung sewaktu anak salah seorang tersangka, DS lewat di Jl. Djamin Ginting ada massa PKN mengolok-olok ketua IPK,” jelasnya.

Kapolrestabes menjelaskan kronologis dibekuknya kelima tersangka bermula dari laporan kedua sopir truk, Simon Tarigan dan Ivan Sanvez yang menjadi korban penyerangan para pelaku. Usai menerima laporan kedua korban, Tim Sat Reskrim Polrestabes Medan dan Polsek Pancurbatu melakukan penyelidikan dengan menyisir ke wilayah Pancurbatu.

Akhirnya, Kelima pelaku dibekuk petugas saat sedang berkumpul di warung Posko IPK di Desa Durin Simbelang, Pancurbatu. Dari tangan para pelaku petugas menyita barang bukti antara lain, 2 pucuk senapan angin, 3 bilah kelewang, 1 bilah pisau, 2 bilah keris dan 90 pucuk anak panah.

Akibat diamankannya 5 pelaku ini warga menggelar aksi di depan Mapolsek Pancurbatu minta agar para pelaku dibebaskan. Menanggapi tuntutan warga ini Kapolrestabes mengimbau pada peserta aksi agar mempercayakan sepenuhnya proses penegakan hukum pada pihak kepolisian. Biarkan proses hukum berjalan.

“Kita tidak melihat ormas apa. Yang penting yang melakukan kejahatan kita akan proses. Siapa berbuat harus bertanggungjawab. Terkait demo kita akan mediasi. Kami imbau pada masyarakat agar menyerahkan semuanya proses hukum pada kami (polisi) karena ada korban. Biar proses hukum yang berjalan,” jelasnya.(m27)

.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *