Badko HMI Sumut Apresiasi Kinerja Pj Gubsu

  • Bagikan
Badko HMI Sumut Apresiasi Kinerja Pj Gubsu

MEDAN (Waspada): Badan Kordinasi Himpunan Mahasiswa islam Sumatera Utara (Badko HMI Sumut) mengapresiasi kinerja Penjabat (Pj) Gubernur Sumut Hassanudin menjalankan tugas dan fungsinya di daerah ini.

Hal itu dikatakan Abdul Halim Wijaya Siregar selaku Wakil Sekretaris Umum Badko HMI Sumut dalam keterangan tertulisnya di Medan, Jumat (21/3).

Menurut Halim, hal itu bisa dilihat dari peran Pj Gubsu Hassanudin dalam menkondusifkan Pemilu serentak 2024. Lalu beberapa program telah sukses seperti penurunan stunting di 2024 yang sebelumnya Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, angka prevalensi stunting di Sumatera Utara (Sumut) berhasil turun menjadi 18,9%, atau berkurang sekitar 2,2%, dari tahun sebelumnya 2022 sebesar 21,1%.

Hal ini merupakan menjadi salah satu program nasional dalam mencegah dan penurunan stunting di Indonesia, dan Hassanudin selaku Pj Gubsu mampu membuktikan dalam indeks penurunan stunting.

Lebih lanjut diuraikan, Pj Gubsu dinilai sukses menjalankan sebagai tugas dan fungsinya, yang bisa dibuktikan kembali pada program penguatan hilirisasi dan kewirausahaan 2025.

Kedua hal tersebut diyakini dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Sumut.

Ada beberapa program lainnya seperti jaminan sosial ketenagakerjaan telah difasilitasi yang didukung oleh Pj Gubernur Sumatera Utara dalam meningkatkan cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Provinsi Sumatera Utara.

Yakni dengan terbitnya Surat Edaran Gubernur Sumatera Utara Nomor: 560/7095/2021 tentang Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Sumatera Utara dan Keputusan Kepala Daerah 415.4/7839/2022 tentang Optimalisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Provinsi Sumatera Utara.

“Ini salah satu support dari Pemprov Sumut dengan mengeluarkan surat edaran atau instruksi, sekaligus komitmen untuk mengeluarkan dana APBD dalam hal perlindungan para pekerja yang nilainya cukup luar biasa. Sampai dengan Maret, BPJS Ketenagakerjaan sudah membayarkan dan diberikan kepada peserta di Sumut. Ini salah satu output yang menggembirakan,” ujarnya.

Lebih lanjut Abdul Halim Wijaya Siregar mengatakan bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan salah satu elemen penting untuk mencegah pekerja jatuh dalam kemiskinan ekstrim. Hal tersebut bisa terjadi akibat risiko kecelakaan kerja, kematian, maupun hari tua yang dialami oleh para pekerja. (cpb)

Teks

Abdul Halim Wijaya Siregar selaku Wakil Sekretaris Umum Badko HMI Sumut

  • Bagikan