Medan

Berkat Kurniawan Laoli Dorong Percepatan Infrastruktur Di Nias

Berkat Kurniawan Laoli Dorong Percepatan Infrastruktur Di Nias
Anggota DPRD Sumatera Utara dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumut VIII Kepulauan Nias, Berkat Kurniawan Laoli. Waspada.id/ist
Kecil Besar
14px

#Apresiasi Atensi Wapres Gibran

MEDAN (Waspada.id): Anggota DPRD Sumatera Utara dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumut VIII Kepulauan Nias, Berkat Kurniawan Laoli, berharap Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dapat segera mempercepat penanganan pembangunan infrastruktur, khususnya jembatan, di wilayah Kepulauan Nias.

Berkat menegaskan, jembatan merupakan sarana vital dan menjadi urat nadi perekonomian masyarakat Nias. Oleh karena itu, pembangunan dan perbaikan infrastruktur dasar harus menjadi prioritas pemerintah pusat.

“Jembatan bukan hanya fasilitas fisik, tetapi akses utama ekonomi, pendidikan, dan mobilitas warga Nias. Jika akses ini terputus, maka dampaknya sangat besar bagi masyarakat,” ujar Berkat kepada wartawan di Medan, Rabu (7/1).

Politikus Fraksi Partai NasDem itu merespons positif langkah Wapres Gibran yang memerintahkan percepatan pembangunan jembatan gantung di atas Sungai Gomo, Kabupaten Nias Selatan, yang dinilai sangat vital bagi warga di empat desa sekitar.

Dalam keterangan tertulis terkait kunjungan kerjanya di Nias, Minggu (21/12/2025), Wapres Gibran menyampaikan bahwa pembangunan jembatan gantung Sungai Gomo harus segera ditindaklanjuti secara terpadu dengan mempertimbangkan kondisi geografis serta aspek keselamatan.

“Saya telah meminta agar rencana pembangunan jembatan tersebut segera ditindaklanjuti secara terpadu dengan memperhatikan kondisi geografis dan aspek keselamatan,” kata Gibran.

Menurut Gibran, pembangunan jembatan gantung tersebut merupakan kebutuhan mendesak, mengingat sekitar 60 persen siswa SMKN 1 Boronadu berada di seberang sungai dan sangat bergantung pada akses penyeberangan tersebut.

“Jika sungai meluap, ada sekitar empat desa yang berpotensi terisolasi,” ujarnya.

Kondisi tersebut tidak hanya menghambat proses belajar-mengajar, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat sehari-hari. Karena itu, Gibran menekankan pentingnya perencanaan yang matang agar infrastruktur yang dibangun aman, berkelanjutan, dan benar-benar bermanfaat.

“Dengan begitu, kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan akses,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, Berkat Kurniawan Laoli berharap perhatian pemerintah pusat terhadap Nias tidak bersifat sementara, melainkan berkelanjutan dan terintegrasi dengan kebijakan penanganan bencana serta pembangunan wilayah tertinggal.

Sebelumnya, Berkat juga menyoroti kondisi masyarakat Nias yang rentan terdampak banjir dan longsor. Berkat menyebut, masyarakat Nias harus merdeka jika banjir dan longsor di Sumut tidak ditetapkan sebagai bencana nasional. (id06)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE