MEDAN (Waspada.id) – Penulis Dr. Datuk Shafwan Hadi Umry menyerahkan buku Lagak Melayu (Edisi 2026) kepada Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamuddin dalam rangkaian acara Halal bi Halal masyarakat Melayu yang berlangsung di Hotel Mercure Medan, belum lama ini.
Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh dan organisasi Melayu, di antaranya PB MABMI, PB ISMI, dan PB GAMI. Turut hadir Ketua Dewan Pembina PB ISMI Tun Rahmat Shah serta pengurus PB ISMI Ansyari Adnan.
Dalam sambutannya, Shafwan Hadi Umry menyampaikan bahwa buku Lagak Melayu merupakan upaya konkret dalam melestarikan nilai-nilai budaya Melayu yang sarat etika, adab, dan kearifan lokal. Buku tersebut diharapkan menjadi panduan bagi generasi muda untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai luhur Melayu dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamuddin, mengapresiasi penerbitan buku tersebut sebagai kontribusi penting dalam memperkuat identitas budaya bangsa. Ia menilai nilai-nilai Melayu memiliki relevansi kuat dalam membangun karakter masyarakat Indonesia yang berakar pada budaya.
“Pelestarian budaya seperti ini harus terus didukung karena menjadi bagian dari pembangunan nasional yang berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Tun Rahmat Shah menegaskan pentingnya menjaga keberlangsungan budaya Melayu melalui karya literasi dan peran aktif organisasi kemasyarakatan. Menurutnya, budaya merupakan fondasi utama dalam menjaga jati diri bangsa.
“Jika budaya kita kuat, maka kita akan mampu menghadapi berbagai tantangan global tanpa kehilangan identitas,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Ansyari Adnan menyebut momentum Halal bi Halal ini tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memperkuat sinergi antarorganisasi Melayu dalam menjaga persatuan dan identitas budaya.
Acara berlangsung khidmat dan penuh keakraban, mencerminkan semangat kebersamaan masyarakat Melayu dalam menjaga warisan budaya di tengah dinamika zaman. Kegiatan semakin semarak dengan penampilan musik dan tari Melayu oleh grup Lebah Begantung serta hiburan lagu dari biduan YouTube Bunga Sirait. ( rel )










