Diduga Cabuli Siswi SMK Hingga Tewas, Siswa SMA Diciduk

  • Bagikan
Diduga Cabuli Siswi SMK Hingga Tewas, Siswa SMA Diciduk

MEDAN (Waspada): Seorang siswi SMK Negeri di Medan berinisial P ,15, ditemukan tewas di kamar kos-kosan di Jl. Jamin Ginting Kecamatan Medan Selayang. Korban diduga tewas akibat dirudapaksa oleh teman prianya yang baru dua minggu dikenalnya di media sosial facebook.

Pelaku rudapaksa berinisial WAS ,17, siswa SMA swasta, Senin (4/12) diringkus oleh personel Satreskrim Polrestabes Medan.

Ayah korban US ,38, ketika ditemui di rumah duka di Kecamatan Pancur Batu, Deliserdang, Senin (4/12) menjelaskan tragedi sangat memilukan yang merenggut putri sulungnya.
Aksi rudapaksa terjadi pada Sabtu (2/12) dinihari di dalam kamar kos-kosan.

“Anak saya itu hari Jum’at tanggal 1 Desember, dia seperti biasa pergi ke sekolahnya di SMK Negeri. Biasakan hari Jum’at itu diakan cepat pulangnya,” kata US.

US menceritakan, Jumat siang, ibu korban sempat menanyakan keberadaan putrinya dan dijawab korban kalau dia sedang mengikuti ekstrakurikuler (ekskul) di sekolahnya.

Namun, hingga Jum’at sore, korban tak kunjung kembali pulang ke rumahnya. Sang ayah pun resah, dan kemudian mendatangi teman-teman anaknya yang rumahnya berdekatan.

“Jadi Jawaban mereka anak tulang lagi ekskul, saya tunggu-tunggulah di rumah. Sampai malam, saya tanya lagi ke kawannya,” imbuhnya.

Ayah korban yang seharinya bekerja sebagai pemulung ini melanjutkan, pada Jumat malam, telepon teman anaknya berdering.

“Yang menelpon dia (teman korban) ini dari WA anak saya, tapi yang menelpon bukan dia lagi. Saya tanya langsung ke mana kalian taruh anak saya, yang jawab ibu-ibu, dia bilang pak kok jadi nyalahin saya, kami hanya mengonfirmasikan anak bapak lagi jegang-jegang, saya meluncur ke TKP,” ungkapnya.

US menjelaskan kalau lokasi keberadaan anaknya itu berada di kos-kosan gelap di pinggir Jl. Jamin Ginting Medan Selayang. Saat ditemukan, anaknya sedang dalam terkapar tak sadarkan diri di dalam kamar kos. Di dalam kamar juga ditemukan botol minuman dan kondom.

“Di dalam kamar kos tersebut, anak saya sudah tak sadarkan diri. Dari mulut dan hidung keluar buih. Saat ditemukan, anak saya tidak pakai seragam sekolahnya, hanya pakai training saja,” ujar US seraya menambahkan, celana training anaknya berdarah-darah.
Selanjutnya pihak keluarga membawa korban ke klinik terdekat. Tak berapa lama kemudian, korban dibawa ke Rumah Sakit Adam Malik. Saat hendak dibawa ke rumah sakit, kondisi korban semakim memburuk
hingga akhirnya meninggal dunia pada Sabtu (2/12) sekira pukul 03.30 WIB.

Merasa curiga atas meninggalnya putrinya itu, US pun melaporkan peristiwa tersebut ke Polrestabes Medan.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa ketika dikonfirmasi wartawan, Senin (4/12) sore menyebutkan bahwa pelaku pencabulan tersebut sudah ditangkap.

“Satu orang pelaku yang diduga melakukan pencabulan terhadap korban siswi SMK, sudah ditangkap,” ujar Kasat Reskrim.

Kompol Fathir menerangkan pelaku berinisial WAS ,17, masih berstatus pelajar SMA di salah satu SMA swasta di Medan.

“Terhadap yang bersangkutan masih dilakukan pemeriksaan intensif,” tukasnya.(m27)

Ilustrasi

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *