Dinkes Medan Terus Awasi Pedagang Takjil Dan Ingatkan Kebersihan Dagangan

  • Bagikan
Dinkes Medan Terus Awasi Pedagang Takjil Dan Ingatkan Kebersihan Dagangan

MEDAN (Waspada): Dinas Kesehatan Kota Medan berkolaborasi dengan OPD lainnya mengawasi takjil atau panganan berbuka puasa musiman pada Ramadhan 1445 Hijriah/2024 ini.

Dikatakan Kepala Dinas Kesehatan, dr Taufik Ririansyah melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dr. Helena Rugun Nainggolan, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Ketapang, Satpol PP juga BBPOM Medan dalam upaya menertibkan pedagang musiman artinya melakukan pengawasan pada pedagang takjil. Hal ini bertujuan agar masyarakat yang menjalankan ibadah puasa berjalan dengan baik dan sehat.

“Kita tahu banyak bermuncul pedagang baru artinya pedagang musiman yang melihat peluang membuka usaha tersebut yakni menjual takjil. Kami di Dinas Kesehatan ini tebtunya berkoordinasi dan secara rutin kita yang memiliki 41 puskesmas ini untuk mengawasi di wilayah kerjanya melalui staf kesling kita,” jelasnya pada wartawan, Kamis (14/3/2024).

Selain itu, di Ramadhan ini Dinas Kesehatan Kota Medan juga telah membuat surat edaran kepada puskesmas-puskesmas untuk melakukan fungsinya tadi. Pengawasan yang dilakukan biasanya melakukan inspeksi kesehatan lingkungan terkait higiene dan sanitasi.

“Kita mau harus konsepnya betul-betul sehatlah takjil yang dijual. Meliputi apa saja personal higiene ini yakni pengawasan yang dimulai dari peralatan dan bahan baku yang digunakan pedagang. Kalau sudah higiene baik itu bahan baku yang digunakan maka sudah aman dikonsumsi dan sehatlah sudah,” terangnya.

Sementara itu, dalam pengujian laboratorium untuk sampel takjil biasanya akan dilakukan oleh Dinas Ketapang dan BBPOM. Sehingga instansi ini turut serta turun ke lapangan untuk melakukan pengawasan.

“Walaupun sendiri-sendiri kita tetap terintegrasi. Karena uji lab dari mereka instansi tadi. Dan, kita di Dinas Kesehatan terus gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat supaya masyarakat benar-benar selektif memilih takjil. Sehingga bisa menjalankan ibadah puasa yang sehat karena takjil yang dikonsusmi aman dan sehat,” urainya.

Untuk itu, kembali diingatkan pada masyarakat untuk cerdas dalam memilih takjil diantaranya lihat warnanya, kesegaran makanan itu, dan terutama pada kebersihan dalam menyajikan makanan yang dijual.

“Kami disini sebagai pengawas dan masyarakatlah yang bisa melihat langsung bahan makanan tersebut bersih atau sehatnya,” tandasnya. (Cbud)

  • Bagikan