Dinkes Sumut Instruksikan Seluruh Dinkes di Kabupaten Kota Dirikan Pos Kesehatan Di Pemilu

  • Bagikan
KEPALA Dinas Kesehatan Provinsi Sumut, dr Alwi Mujahit. Waspada/Ist
KEPALA Dinas Kesehatan Provinsi Sumut, dr Alwi Mujahit. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Kadis Kesehatan Sumatera Utara (Kadiskes Sumut), dr Alwi Mujahit Hasibuan MKes menginstruksikan seluruh Dinkes di Kabupaten kota agar mendirikan pos kesehatan untuk bersiaga pada saat pelaksanaan pencoblosan Pemilu 2024.

Hal ini katanya untuk mengantisipasi jika ditemukan petugas atau pelaksana pemilu jatuh sakit.

“Kita harapkan ditingkat Kabupaten kota khususnya di kecamatan-kecamatan harus ada pos kesehatan yang nantinya memantau situasi pelaksana pemilu karena diperkirakan pelaksananya akan bertugas sampai pagi, paling cepat pukul 02.00 wib sampai pukul 03.00 wib pagi tentu itu harus membutuhkan stamina dan daya tahan yang prima,” kata Alwi pada Senin (12/2).

Alwi mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan pemetaan bahwa tidak semua petugas memiliki stamina dan kesehatan yang baik sehinggga pihaknya berharap Dinkes di Kabupaten kota menyiapkan pos-pos kesehatan di kantor Camat yang bekerja 24 jam sampai selesai perhitungan suara.

“Para petugas pemilu bekerja sampai pagi dan Itu waktu paling rawan sehingga saya instruksikan seluruh rumah sakit juga menerima rujukan apabila ada pelaksana pemilu yang perlu dirujuk,” tegas Alwi lagi.

Lanjutnya, berdasarkan pengalaman pada pemilu sebelumnya tahun ini ada upaya untuk melindungi para petugas.

“Pelaksana pemilu akan diberikan jaminan kesehatan. Jaminan Kesehatan kepada seluruh petugas mulai dari tingkat pusat sampai dengan yang utama di TPS. Itu sudah ada kerjasama antara kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan, Bawaslu, KPU dan Kementrian Dalam Negeri dibawah komando Sekretariat kantor Kepresidenan, sehingga sudah ada upaya melakukan perlindungan kepada para petugas,” jelasnya.

Beberapa hari yang lalu sebutnya seluruh petugas petugas sudah dihimbau untuk mendaftar dan Kemudian melakukan screening jadi diharapkan screening nya sudah selesai 100 persen.

“Semua sudah terpetakan yang mana memiliki resiko tinggi dalam pelaksanaan ini seperti memiliki penyakit berat seperti jantung, hipertensi. Jadi kepada mereka dalam sebulan ini sudah dicover jaminan kesehatannya itu kebijakan dari pemerintah pusat,” tandasnya.

Sementara itu, Berdasarkan SE Menkes No.133 thn 2024.
Terkait Dukungan Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan Pada Pemilu Thn 2024, Dinkes Medan menyatakan siap memberi dukungan dengan mensiagakan PSC 119, Pos kesehatan dan ambulan.

“Dukungan Dinkes, mensiagakan fasilitas kesehatan (faskes) & PSC 119.
Antara lain membuat bpos kesehatan & ambulance di setiap kecamatan.
Berkordinasi dengan faskes (menyiapkan kesiap siagaan serta RS rujukan ). Puskesmas akan berkordinasi dengan seluruh kecamatan untuk posko kesiap siagaan/emergency,” ungkap Kabid Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinkes Kota Medan, dr Surya. (Cbud)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *