Medan

Ditanya Soal Dugaan Asusila Oknum Dirut BUMD Sumut, Gubernur Bobby Dan Sekda Sulaiman Bungkam

Ditanya Soal Dugaan Asusila Oknum Dirut BUMD Sumut, Gubernur Bobby Dan Sekda Sulaiman Bungkam
Ilustrasi tindakan asusila.Waspada.id/Ist
Kecil Besar
14px

MEDAN (Waspada.id): Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dan Penjabat Sekretaris Daerah Sulaiman Harahap bungkam saat ditanya Waspada.id soal dugaan tindakan asusila yang dilakukan oknum Direktur Utama (Dirut) di salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) berinisial AW terhadap seorang wanita pekerja salah satu restoran di Kota Medan.

Gubernur Bobby dan Pj Sekda Sulaiman Harahap kompak tidak menjawab saat Waspada.id menanyakan persoalan tindakan amoral yang dilakukan bawahannya. Telpon maupun pesan whatsapp yang dikirim Waspada.id, Kamis (5/2/2026) langsung ke Gubernur Bobby Nasution dan Pj Sekda Sulaiman Harahap berdering dan centang dua, tanda aktif dan dibaca, namun telpon tidak diangkat dan pesan tidak dibalas hingga berita ini ditayangkan.

Begitu juga oknum Dirut BUMD Sumut, AW, yang dihubungi Waspada.id tidak merespon, padahal telpon berdering dan pesan whatsapp centang dua, tidak dibalas dan tidak diangkat.

Sebelumnya, dugaan skandal asusila yang menyeret seorang Dirut di salah satu BUMD milik Pemprov Sumut menjadi perhatian luas masyarakat, beredar di sejumlah media online dan media sosial. Seorang perempuan berinisial LL, 25, mengaku menjadi korban dugaan hubungan seksual yang terjadi dalam kondisi tidak berdaya hingga berujung kehamilan.

Perempuan berinisial LL saat ditemui wartawan di sebuah kedai kopi di kawasan Jalan Karya Kasih, Medan Johor, pada Sabtu (31/1), menuturkan, peristiwa tersebut terjadi pada 10 November 2025 di sebuah restoran ternama di Kota Medan. Saat itu, korban mengaku diajak makan malam oleh seorang pria yang disebut-sebut menjabat sebagai Direktur Utama salah satu BUMD Pemprov Sumut.

Awalnya, pertemuan berlangsung bersama beberapa rekan terduga pelaku dengan disertai konsumsi minuman beralkohol. Namun, situasi disebut berubah ketika korban dan terduga pelaku berada berdua di ruang privat restoran. Dalam kondisi tersebut, korban mengaku menerima rayuan hingga perlakuan yang dinilainya tidak pantas.

Korban menyatakan sempat menolak, namun merasa tidak mampu melawan karena terduga pelaku berada dalam keadaan mabuk. Dugaan persetubuhan disebut terjadi sebanyak dua kali dalam kesempatan tersebut.

Beberapa bulan setelah kejadian, korban mulai merasakan perubahan fisik, termasuk terhentinya siklus menstruasi yang sebelumnya normal. LL mengaku telah menyampaikan kondisi tersebut kepada terduga pelaku, namun tidak memperoleh respons maupun tanggung jawab.

Merasa diabaikan, korban kemudian memeriksakan diri ke salah satu rumah sakit di Kota Medan. Berdasarkan hasil pemeriksaan ultrasonografi (USG), korban dinyatakan hamil dengan usia kandungan diperkirakan sekitar 13 minggu.

Kasus ini mendapat perhatian dari pengacara kondang ternama di Indonesia, Hotman Paris Hutapea. Lewat postingan video di instagram pribadinya yang diupload Rabu (4/2/2026) malam, Hotman membeberkan bahwa adanya salah seorang oknum pejabat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ada di Provinsi Sumatera Utara, diduga telah menghamili seorang wanita cantik.

“Skandal di Sumut, katanya direktur suatu perusahaan BUMD di Sumut. Katanya, diduga menghamili seorang wanita cantik. Ehh… ceweknya cantik lagi, aduhhhh,” ujar Hotman dalam postingannya.(id96)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE