MEDAN (Waspada.id): Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pena Nusantara Bersatu Pemantau Aparatur Negara menggelar buka puasa bersama (bukber) di Jalan Eka Sama Titi Kuning, Medan, Rabu (4/3). Kegiatan ini juga dirangkai dengan pemberian sedekah kepada anak yatim dan lansia.
Acara dihadiri Ketua Umum DPP Pena Nusantara Bersatu Pemantau Aparatur Negara Zulkifli, Panglima Nusantara Bersatu M Ismail, Srikandi Nusantara Bersatu Rosmawati SPd, serta para anggota DPW Pena Becak Motor Bersatu. Hadir pula Ikatan Mahasiswa DPP Pena Nusantara Bersatu Pemantau Aparatur Negara dan DPC Percut Sei Tuan Suganda.
Dalam sambutannya, Ketum Zulkifli menekankan pentingnya persatuan dan kesiapan untuk terus berkontribusi. “Kita semua harus bersatu dan tidak akan pernah mundur,” tegas Zulkifli. Ia menambahkan, khusus untuk pengurus Pena Becak Motor Bersatu, agar menunjukkan bahwa betor bisa membantu masyarakat dan siap berperan kapan saja demi kepentingan lembaga.
Zulkifli menyebutkan, meskipun rezeki para abang betor belum berpihak, kualitas SDM mereka bagus dan terpelajar. Dengan hadirnya DPW Pena Becak Motor Bersatu, diharapkan bisa bekerja sama dengan pemerintah maupun swasta. Selain itu, Srikandi Nusantara Bersatu juga akan turun membantu masyarakat terkait permasalahan sosial, termasuk permasalahan BPJS yang menunggak.
Ketum Zulkifli juga menyambut bergabungnya mahasiswa sebagai sayap lembaga melalui Ikatan Mahasiswa DPP Pena Nusantara Bersatu Pemantau Aparatur Negara. Dalam kesempatan itu, ia membagikan atribut lembaga secara gratis dan menyampaikan terima kasih kepada Dewan Pembina H M Husni Mustafa SE MM serta Dewan Penasehat yang mendukung kegiatan ini bersama pengurus dan para sahabat.
Acara bukber ini berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, dengan seluruh peserta saling berbagi cerita serta pengalaman dalam kegiatan sosial yang telah dilakukan lembaga selama ini. Anak-anak yatim dan lansia yang menerima sedekah tampak gembira dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan.
Selain kegiatan santunan, DPP Pena Nusantara Bersatu Pemantau Aparatur Negara juga memanfaatkan momen ini untuk melakukan koordinasi internal antarpengurus. Beberapa program sosial dan edukasi yang akan datang dibahas, termasuk strategi pemberdayaan masyarakat melalui DPW Pena Becak Motor Bersatu dan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan kemasyarakatan.(id23)












