MEDAN (Waspada.id): Gelombang pengunduran diri massal pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, di masa Bobby Nasution menjabat gubernur, terus berlanjut.
Kali ini, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Kadisbunak) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Zakir Syarif Daulay, S.Hut, M.Hut/MM dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya.
Kabar pengunduran diri Kadisbunak Sumut disampaikan sumber Waspada.id dari kalangan internal Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Minggu (1/3/2026).
Kabar ini kemudian dikonfirmasi Waspada.id langsung ke Gubernur Sumut Bobby Nasution, Pj Sekda Sulaiman Harahap dan Kepala BKD Sutan Tolang Lubis melalui whatsapp, namun belum direspon hingga berita ini diturunkan.
Mundurnya Kadisbunak Zakir Syarif Daulay ini menambah banyak daftar pejabat eselon II dimasa kepemimpinan Gubernur Sumut Bobby Nasution yang mengundurkan diri. Setahun Bobby menjabat, sudah 7 pejabat eselon II yang mengundurkan diri dari jabatannya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Fitra Kurnia dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Hendra Dermawan Siregar, kompak mengajukan surat pengunduran diri pada Senin (9/2/2026).
Alasan pengunduran diri Hendra Dermawan Siregar karena merasa belum mampu bekerja secara maksimal dan Fitra Kurnia berasalan ingin fokus mengurusi keluarga.
Sementara, Kadis Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura, Razali, mengundurkan diri pada Senin (20/10/2025). Sehari setelah Rajali mengundurkan diri, giliran Kadis Perkim Sumut, Hasmirizal mengajukan pengunduran diri pada 14 Oktober 2025.
Kepala BKAD Sumut, Muhammad Rahmadani Lubis Ramdani mundur sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sumut pada 16 Mei 2025.
Sementara, Kadis Komunikasi dan Informasi, Ilyas Sitorus diketahui mengajukan pengunduran diri pada Senin (24/3/2025) atau sehari sebelum ditetapkan menjadi tersangka kasus korupsi.(id96)












