MEDAN (Waspada.id): Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Imigrasi ke-76, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia hadir langsung di Kabupaten Langkat, Rabu (28/1) untuk melaksanakan kegiatan bakti sosial sekaligus memberikan layanan kesehatan gratis kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI dalam menghadirkan pelayanan publik yang humanis, terutama bagi warga yang terdampak bencana banjir.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia Medan menyampaikan apresiasi tinggi kepada berbagai pihak yang terlibat, termasuk Rumah Sakit Columbia Asia, dr. Muhammad Fauzi, Sp.B(K)V, MSurg, Prof. dr. Bachtiar Surya, Sp.B-KBD dari Universitas Sumatera Utara, dr. Lisni Elisah, Sp.KK, Iqbal SH dari Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Peduli Memajukan Sumut (APMPEMUS), serta perawat Chinta Manik, Ners, M.Kes. Semua pihak bekerja sama memberikan layanan kesehatan gratis yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.
dr. Muhammad Fauzi menyatakan kebanggaannya dapat terlibat dalam kegiatan kemanusiaan ini, sekaligus mengapresiasi peran Bapak Ridha Sah Putra sebagai fasilitator yang memastikan sinergi antara instansi pemerintah dan tenaga medis berjalan lancar. Sementara itu, dr. Lisni Elisah mencatat antusiasme warga sangat tinggi, dengan ratusan masyarakat memanfaatkan layanan pengobatan gratis. Keluhan kesehatan yang dominan adalah hipertensi akibat pola makan tidak sehat, diikuti keluhan maag, demam, flu, dan batuk.
Untuk mendukung kegiatan ini, tim medis menyiapkan ratusan jenis obat-obatan, mulai dari obat hipertensi, obat maag, vitamin, hingga obat-obatan umum lainnya. dr. Lisni berharap agar Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat dan instansi terkait dapat terus menginisiasi kegiatan bakti sosial kesehatan secara berkelanjutan, terutama dalam penanganan pasca bencana.
Masyarakat Langkat menyambut kegiatan ini dengan antusias dan penuh syukur. Selain mendapatkan bantuan sembako, layanan pengobatan gratis dianggap sangat membantu dan meringankan beban mereka. Warga berharap Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI terus hadir di tengah masyarakat, konsisten memberikan manfaat, serta semakin dicintai oleh seluruh rakyat Indonesia.

Kegiatan bakti sosial sekaligus memberikan layanan kesehatan gratis kepada masyarakat
Kegiatan bakti sosial ini juga menjadi momen penting bagi para tenaga medis untuk berbagi pengetahuan kesehatan kepada masyarakat. Beberapa warga mendapatkan edukasi langsung mengenai pola hidup sehat, pencegahan hipertensi, dan pentingnya menjaga imun tubuh pasca bencana banjir.
Selain itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, baik pemerintah, institusi pendidikan, maupun organisasi masyarakat. Sinergi ini diyakini dapat memperkuat pelayanan publik yang lebih efektif, tepat sasaran, dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.
Tidak hanya layanan kesehatan, kegiatan ini juga membagikan paket sembako dan kebutuhan pokok kepada warga terdampak banjir. Hal ini menunjukkan bahwa peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke-76 bukan hanya seremonial, tetapi benar-benar menyentuh langsung kehidupan masyarakat, terutama mereka yang paling membutuhkan. (id/rel)











