Ini Imbauan MUI Kota Medan Selama Ramadhan 2024

  • Bagikan
Ini Imbauan MUI Kota Medan Selama Ramadhan 2024

MEDAN (Waspada): Menyambut Ramadhan 1445 Hijriah/2024 M, Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (DP MUI) Kota Medan memberi imbauan kepada umat Islam Kota Medan.

Dalam imbauan yang disampaikan Ketua Umum MUI Kota Medan, Dr. H.Hasan Matsum, M.Ag (foto) dan Sekretaris Umum MUI Kota Medan, Dr. H. M. Syukri Albani Nasution, MA, mengatakan, terjadinya perbedaan dalam penetapan awal Bulan Ramadhan, maka diharapkan umat Islam Kota Medan menyikapinya dengan arif dan
bijaksana, tetap menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan, persatuan.

“Bulan Ramadhan adalah bulan suci, bulan mulia, bulan yang penuh dengan keberkahan serta bulan yang di dalamnya terdapat satu malam yang apabila beribadah padanya lebih baik daripada seribu bulan. Untuk itu umat Islam menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan tahun 1445 H/ 2024 M dengan penuh suka cita dan mempersiapkan diri untuk melaksanakan berbagai rangkaian Ibadah di Bulan Ramadhan baik siang maupun malam harinya,” ujar Hasan Matsum, Minggu (10/3).

Dilanjutkannya, umat Islam juga diimbau tetap menjaga dan mempertahankan nilai-nilai ukhuwah Islamiyah, menjaga kebersamaan dan tetap bersatu, menjunjung tinggi nilai-nilai kerukunan dan menghargai perbedaan serta menghindarkan perpecahan dan permusuhan sebagai dampak perbedaan pilihan pada Pemilu Tahun 2024 dan Pengumuman Hasil Pemilihan Umum Capres, DPD, DPR RI, DPRD
Provinsi dan DPRD Kota Medan.

Kepada para Pengurus BKM Masjid/Musholla agar mempersiapkan kebersihan/kenyamanan Masjid, memastikan aliran listrik dan air dalam keadaan laik fungsi, memastikan kondisi pengeras suara dalam keadaan baik dan menggunakannya sesuai aturan dan menyusun jadwal petugas Ramadhan, imam Sholat Tarawih, penceramah, bilal dan lain-lain.

Selain itu, .enyediakan air minum yang cukup, menyediakan Buka Puasa Bersama bagi para musafir dan jamaah sekitar serta melaksanakan perlombaan-perlombaan sebagai motivasi bagi para remaja dan anak-anak.

MUU Kota Medan juga mengimbau kepada kaum muslimin/muslimat, khususnya para remaja agar menjauhi hal-hal yang dapat merusak nilai ibadah dan kesucian bulan Ramadhan seperti tradisi asmara subuh, balap liar, tawuran, bermain petasan yang dapat mengganggu ketenangan masyarakat dan kekhusyukan beribadah umat Islam.

“Kepada para muballigh/muballighah, da’i/da’iyah agar dapat menyampaikan materi taushiyahnya tentang keutamaan Ramadhan, terutama yang berhubungan dengan peningkatan keimanan,
mengajak bertaubat kepada Allah, serta meninggalkan kemungkaran,” harapnya.

Selain itu, lanjut Hasan Matsum, kepada para pengusaha restoran, rumah makan, kantin dan sejenisnya yang menjual makanan dan minuman pada siang hari Bulan Ramadhan agar tetap menghormati orang yang sedang melaksanakan ibadah puasa. “Kepada para pengusaha tempat hiburan malam seperti pub, bar,
diskotek, café, rumah billiard dan sejenisnya dapat menutup usahanya selama Bulan Ramadhan,” katanya.

MUI Kota Medan juga meminta dalam rangka mewujudkan Ramadhan nyaman dan suasana kondusif di kota Medan, maka pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk melakukan penanganan dan penertiban geng motor, anak jalanan dan gelandang pengemis (gepeng) yang kadang muncul di bulan Ramadhan.

Media cetak dan elektronik serta media sosial lainnya agar dapat memberikan informasi/hiburan siaran yang mendidik serta tidak memuat dan menayangkan sesuatu yang dapat merusak nilai
kesucian bulan Ramadhan. Kepada para orang tua agar aktif menuntun dan meng-edukasi anak-anak/ keluarga agar bijak menggunakan media sosial, memantau dan mendampingi setiap kegiatan
mereka.

Kepada umat Islam juga diharapkan dapat menyegerakan pembayaran zakat mal dan fithrah serta menyalurkannya kepada umat Islam yang mustahik atau lembaga resmi Amil Zakat, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) setempat.

“Kita berharap seluruh imbauan ini dapat dilaksanakan dan semoga kita menjadi orang-orang yang bertaqwa. Selamat menunaikan ibadah Puasa Ramadhan, semoga amal ibadah kita diterima Allah SWT,” tutur Hasan Matsum. (h01)

  • Bagikan