MEDAN (Waspada.id): Menjelang bulan suci Ramadan 2026, DPRD Kota Medan menyoroti kesiapan infrastruktur dasar kota, khususnya ketersediaan listrik dan optimalisasi Penerangan Jalan Umum (PJU), agar aktivitas masyarakat dapat berlangsung aman dan lancar.
Anggota DPRD Medan Binsar Simarmata menekankan pentingnya komitmen PT PLN (Persero) untuk menjaga stabilitas pasokan listrik tanpa pemadaman selama Ramadan, mengingat tingginya kebutuhan listrik pada malam hari hingga dini hari.
Menurutnya, suasana ibadah seperti salat tarawih, tadarus, hingga persiapan sahur sangat bergantung pada ketersediaan listrik yang andal. Karena itu, ia berharap tidak terjadi gangguan yang dapat mengurangi kenyamanan masyarakat.
Selain pasokan listrik, Binsar juga meminta Dinas Perhubungan Kota Medan mempercepat perbaikan lampu jalan yang mati, terutama di ruas-ruas jalan menuju masjid dan kawasan permukiman padat.
“Ramadan identik dengan meningkatnya mobilitas warga pada malam hari. Maka penerangan jalan harus benar-benar dipastikan berfungsi untuk mendukung keamanan dan keselamatan masyarakat,” ujarnya, Kamis (12/2).
Ia menilai masih minimnya armada mobil tangga menjadi salah satu penyebab lambatnya penanganan kerusakan PJU. Untuk itu, ia mendorong adanya penambahan fasilitas operasional, bahkan jika perlu dialokasikan satu unit mobil tangga di setiap kecamatan.
Binsar mengingatkan bahwa penerangan jalan bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga berkaitan dengan pencegahan kecelakaan lalu lintas dan potensi tindak kriminal di lokasi yang gelap.
DPRD berharap seluruh perbaikan dapat dituntaskan sebelum Ramadan dimulai, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa terganggu persoalan layanan publik dasar. (Id112)











