Berita FotoBudayaGaya HidupMedan

Jelang Ramadan, Warga Medan Ramai Ziarah Kubur

Jelang Ramadan, Warga Medan Ramai Ziarah Kubur
Seorang peziarah sedang berdoa di atas makam di perkuburan muslim Jalan Halat, Senin (16/2). (Waspada.id/Ardana Nasution)
Kecil Besar
14px

MEDAN (Waspada.id) : Menjelang bulan Ramadan perkuburan muslim di Medan ramai dikunjungi warga yang ingin melakukan ziarah kubur. Pantauan waspada.id di perkuburan muslim Jalan Halat, Medan Area, Kota Medan, Senin (16/2) jadi salah satu tujuan utama peziarah.

Kebiasaan masyarakat yang kerap dilakukan dalam menyambut puasa ini sudah menjadi tradisi tahunan. Masyarakat kota Medan maupun kota sekitar di Sumatera Utara sengaja datang untuk ziarah ke makam kerabat di hari-hari menjelan bulan Ramadan.

Pantauan waspada.id di perkuburan jalan Halat, Senin sore tampak ratusan warga mendatangi perkuburan bersama keluarga nya. Saat ziarah mereka berdoa sambil menaburkan air dan bunga ke atas makam kerabat yang diziarahi.

Pengakuan Siti, salah seorang peziarah yang berasal dari kota Medan, mengatakan bahwa kali ini dia bersama suami anak dan ibu mertuanya sedang menziarahi ayah mertua yang telah berpulang sejak tahun 2008 silam.

“Ziarah ke makam mertua yang laki-laki, sekalian juga saudara lain yang dikuburkan di sini,” ungkap Siti.

Peziarah lain, Hasan dan keluarganya datang jauh-jauh dari Kabupaten Langkat untuk menziarahi kerabat yang dikuburkan di perkuburan jalan Halat Kota Medan.

Suasana perkuburan muslim Jalan Halat, Medan Area, Kota Medan, Senin (16/2) ramai dipadati warga menjelang bulan Ramadan.(Waspada.id/Ardana Nasution)

Datang bersama anak, menantu dan cucu, Hasan sekeluarga sudah mempersiapkan air dan bunga untuk ditabur di atas makam beberapa kerabat.

“Iya, dari Langkat, mau ziarah ke makam abang, dan saudara lain di sini,” sebut Hasan singkat.

Tradisi ziarah kubur sudah menjadi kebiasaan sebagian masyarakat muslim di Indonesia, khususnya Kota Medan dalam menyambut bulan Ramadan. Seakan bulan puasa identik diawali dengan ziarah kubur sebelumnya.

Kebiasaan yang selalu menarik ribuan otang tiap tahunnya tentu dimanfaatkan sebagian warga sekitar untuk menjual kebutuha para peziarah.

Tampak di sekitar perkuburan ramai pula pedagang yang menjajakan bunga maupun air yang biasa digukana peziarah untuk ditaburkan di atas makam.

Ragam paket taburan bunga dan air dijual pedagang mulai Rp5 ribu hingga Rp15 ribu, tampak menjelang waktu maghrib dagangan pun mulai ludes dibeli oleh peziarah yang datang.(Id23)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE