Medan

KAMAK Gelar Dialog Publik, Buka Puasa Bersama Dan Santuni Anak Yatim

KAMAK Gelar Dialog Publik, Buka Puasa Bersama Dan Santuni Anak Yatim
Koalisi Masyarakat Anti Korupsi (KAMAK) menggelar dialog publik yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama lintas aktivis dan insan media serta santunan kepada anak yatim. Waspada.id/Ist
Kecil Besar
14px

MEDAN (Waspada.id): Koalisi Masyarakat Anti Korupsi (KAMAK) menggelar dialog publik yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama lintas aktivis dan insan media serta santunan kepada anak yatim.

Kegiatan ini berlangsung di salah satu kafe di Jalan STM Kanal, Medan, Rabu (11/3/2026), dan menjadi ruang diskusi terbuka tentang peran masyarakat dalam memperkuat gerakan pemberantasan korupsi.

Acara tersebut dihadiri berbagai elemen masyarakat sipil, aktivis sosial, serta perwakilan media yang bersama-sama berdiskusi mengenai kondisi pemberantasan korupsi di Indonesia serta pentingnya membangun kesadaran kolektif dalam menjaga integritas di tengah masyarakat.

Koordinator KAMAK, Azmi Hadli, dalam sambutannya menegaskan bahwa perjuangan melawan korupsi tidak bisa hanya diserahkan kepada lembaga penegak hukum semata, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.

Azmi Hadli menyampaikan bahwa dialog publik ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara aktivis, masyarakat, dan media dalam mengawal isu-isu antikorupsi.

“Korupsi adalah musuh bersama bangsa. Karena itu, perlawanan terhadap korupsi tidak boleh berhenti hanya pada wacana. Kita harus membangun gerakan moral yang kuat dari masyarakat sipil, dari aktivis, dari media, hingga dari generasi muda,” ujar Azmi Hadli.

Ia juga menekankan bahwa bulan Ramadan harus menjadi momentum untuk memperkuat nilai kejujuran, kepedulian sosial, dan integritas dalam kehidupan berbangsa.

“Ramadan mengajarkan kita tentang kejujuran, kesabaran, dan kepedulian. Nilai-nilai inilah yang harus kita jadikan fondasi dalam membangun bangsa yang bersih dari praktik korupsi. Jika moral masyarakat kuat, maka ruang bagi korupsi akan semakin sempit,” tambahnya.

Selain dialog publik, kegiatan ini juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial KAMAK terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Azmi Hadli berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar gerakan antikorupsi semakin meluas dan mendapat dukungan publik yang lebih besar.

“KAMAK akan terus hadir sebagai ruang perjuangan masyarakat sipil untuk menyuarakan keadilan dan transparansi. Kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menjaga Indonesia dari praktik korupsi yang merugikan rakyat,” tutup Azmi.

Kegiatan berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan hingga menjelang waktu berbuka puasa, sekaligus menjadi simbol bahwa perjuangan melawan korupsi dapat berjalan beriringan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial.(id96)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE