Kapolres Labuhanbatu Dilapor Ke Propam Poldasu Dugaan Aniaya Wartawan

  • Bagikan
WARTAWAN TribrataTV Samuel Tampubolon saat mendapat perawatan di rumah sakit, Selasa (20/2) malam. Waspada/Ist
WARTAWAN TribrataTV Samuel Tampubolon saat mendapat perawatan di rumah sakit, Selasa (20/2) malam. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Kapolres Labuhanbatu AKBP Bernhard L. Malau dilapor ke Propam Polda Sumut atas dugaan penganiayaan terhadap wartawan yang bertugas di Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu.

Laporan itu disampaikan korban, Samuel Tampubolon, wartawan TribrataTV sesuai surat penerimaan Surat Pengaduan Propam No. SPSP2/15/1/2024/Subbag Yanduan, Rabu 21 Februari 2024.

Selain Kapolres, korban juga melaporkan Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Roberto P Sianturi, yang disebutkannya terlibat dalam penganiayaan tersebut.

Untuk menguatkan bukti kasus itu, korban melampirkan satu lembar fotocopy bukti tindakan Instalasi Gawat Darurat RSUD Rantauprapat tanggal 20 Februari 2024 dan satu lembar fotocopy surat rekap penggunaan obat per pasien dari UPTD RSUD Rantauprapat atas nama dirinya.

Kemudian, satu lembar fotocopy kwitansi dari Pemkab Labuhanbatu Dinas Kesehatan UPTD RSU Rantauprapat dan satu lembar fotocopy surat rekam medis berstempel RSUD Rantauprapat Instalasi Gawat Darurat, tanggal 21 Februari 2024.

Samuel Tampubolon yang juga Bendahara Umum DPD Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Sumatera Utara dikonfirmasi usai membuat laporan, Rabu (21/2) sore mengatakan, penganiayaan itu terjadi di depan Hotel Nuansa Jl. Sisingamangaraja Rantauprapat, Selasa (20/2) sekira pukul 20:00 WIB.

“Saya sebelumnya memang sudah ada janji bertemu Kapolres melalui Kasat Narkoba AKP Roberto P Sianturi. Saat berjumpa itulah Kapolres dan Kasat Narkoba melakukan pemukulan,” katanya.

Copot Kapolres

Ketua DPD PJS Sumatera Utara Sofyan Siahaan mengecam keras tindak kekerasan itu.

“Aparat penegak hukum yang seharusnya melindungi dan mengayomi justru melakukan tindak kekerasan, ini tidak bisa ditolerir. Apalagi dilakukan seorang Kapolres bersama beberapa anggotanya,” tegas Sofyan.

Ia minta kepada Kapolri dan Kapolda Sumut segera menindak Kapolres Labuhanbatu dan beberapa personil lainnya yang ikut memukul, termasuk Kasat Narkoba.

“Tindakan ini sangat mencoreng nama baik institusi kepolisian. Disaat Kapolri tengah gencar membangun image baik kepolisian, justru dirusak oleh jajarannya,” ujarnya mendesak Kapolri mencopot AKBP Bernhard Malau dari jabatannya karena tidak mencerminkan aparat penegak hukum yang bertugas melindungi dan mengayomi masyarakat.

Terpisah, Kapolres Labuhanbatu AKBP Bernard L Malau dikonfirmasi, Rabu (21/2) membantah melakukan penganiayaan terhadap wartawan Tribrata TV. “Tidak ada bang,” sebutnya singkat melalui pesan WhatsApp. (m10)

  • Bagikan