Kawanan Geng Motor Serang Remaja Masjid Di Jl. Seto

  • Bagikan
Tampilan layar CCTV memperlihatkan kawanan remaja yang diduga komplotan geng motor menyerang sejumlah remaja masjid di Jl. Seto Kelurahan Tegal Sari II Kecamatan Medan Area, Selasa (2/4) dinihari. Waspada/ist
Tampilan layar CCTV memperlihatkan kawanan remaja yang diduga komplotan geng motor menyerang sejumlah remaja masjid di Jl. Seto Kelurahan Tegal Sari II Kecamatan Medan Area, Selasa (2/4) dinihari. Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Kawanan remaja yang diduga komplotan geng motor menyerang sejumlah remaja masjid di Jl. Seto Kelurahan Tegal Sari II Kecamatan Medan Area, Selasa (2/4) dinihari.

Aksi beringas kawanan geng motor bersenjata tajam klewang dan clurit ini diunggah di akun instagram TKP Medan sehingga menjadi viral di media sosial. Dalam video terlihat, segerombolan geng motor melintas mengendarai sepeda motor sambil menenteng senjata tajam.

Saat melewati Masjid Al-Istiqomah yang berada di Jl. Seto, kawanan geng motor ini langsung berhenti. Sejumlah pelaku kemudian turun dan menghampiri sejumlah remaja masjid yang sedang duduk di selasar masjid.

Pelaku yang membawa senjata tajam seketika membuat takut remaja masjid yang kemudian memilih menyelamatkan diri.

“Para pemotor dengan senjata itu tiba-tiba berhenti dan menodongkan senjata tajam kepada anak – anak remaja masjid yang menyebabkan sebagian lari terbirit birit,” tulis narasi dalam unggahan TKP Medan.

Setelah sekian menit mereka menodongkan senjata, beberapa orang dewasa keluar dari dalam masjid yang membuat pemotor itu pergi meninggalkan lokasi masjid.

Salah seorang saksi mata, Aidil menyebutkan, penyerangan yang dilakukan oleh gerombolan geng motor ini terjadi menjelang sahur.

“Anak-anak remaja masjid ini lagi duduk di sini. Tiba-tiba, ada sekelompok pemotor yang tidak dikenal bawa senjata tajam panjang kali langsung menodongkan ke anak-anak ini,” jelas Aidil.

Aidil menceritakan, suasana dinihari tersebut sempat mencekam dan para remaja masjid ini ketakutan dan kocar-kacir berlarian menyelamatkan diri.

Warga lainnya yang berada di dalam masjid langsung keluar untuk melihat apa yang terjadi dan menghalau geng motor.

“Mereka ada tujuh orang bawa clurit panjang, jadi waktu itu kami suruh pergi orang itu,” sebutnya.

Aidil menjelaskan, gerombolan geng motor ini tidak sempat melukai warga di lokasi meskipun gerombolan geng motor tersebut sempat membuat onar di sekitar masjid.

Sementara itu, Kapolsek Medan Area Kompol Hendrik F Aritonang ketika dikonfirmasi menjelaskan kalau pihaknya telah turun untuk menindaklanjuti terkait informasi kejadian ini.

“Laporan resmi belum ada namun kita sudah turun ke lokasi untuk mengamankan situasi,” ujar Kapolsek.(m27)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *