MEDAN (Waspada.id) – Ketua DPD AMS XII Sumut, Jeppriawan, S.T., menjemput langsung Juliana Bu’ulolo (10), bocah penderita stunting dan gangguan penglihatan asal Nias Selatan, di Terminal VIP Bandara Internasional Kualanamu, Selasa sore (7/4/2026). Juliana didampingi ibundanya, Sidihati Hulu, serta Kapolsek Lahusa Ipda Yudhi Andika dan tim medis dari Puskesmas Lahusa.
Penjemputan ini dilakukan sebagai bagian dari misi kemanusiaan AMS XII Sumut untuk memastikan proses evakuasi dan perawatan medis Juliana di RS Bhayangkara Medan berjalan lancar. Kehadiran Ketua DPC AMS XII Medan Simson Sinambela bersama jajaran pengurus lainnya menegaskan komitmen organisasi mendampingi Juliana selama masa pengobatan.
Berdasarkan diagnosa awal, Juliana mengalami stunting atau gizi buruk kronis, yang memperburuk kondisi fisiknya. Selain itu, gangguan penglihatan yang dideritanya membuatnya kesulitan melihat cahaya terang, sehingga pemeriksaan lanjutan oleh tim dokter spesialis masih diperlukan.
Jeppriawan menyatakan, dukungan masyarakat sangat penting bagi kesembuhan Juliana. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat menyisipkan nama Juliana dalam doa-doa kita. Semoga Tuhan memberikan mukjizat kesembuhan dan kekuatan bagi keluarganya,” ujarnya.
Sidihati Hulu, ibunda Juliana, menumpahkan rasa syukur atas bantuan Polri dan AMS XII. “Kami sangat berterima kasih kepada Kapolres Nias Selatan, jajarannya, dan AMS XII yang telah menjemput dan mengurus kami dengan baik. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Tuhan,” ucapnya.
Aksi kemanusiaan ini berawal dari viralnya video kondisi Juliana di akun Facebook Kris Zebua, yang menyentuh hati publik. Menanggapi hal itu, Kapolres Nias Selatan AKBP Ferry Mulyana Sunarya langsung bergerak cepat melalui Kapolsek Lahusa untuk memberikan bantuan awal sebelum koordinasi dengan AMS XII dilakukan untuk proses rujukan ke Medan.
Turut hadir dalam penjemputan Sekretaris AMS XII Medan Amri Tanjung, Ketua AMS XII Medan Marelan Monang Purba, serta pengurus AMS XII Sumut Martin Laia dan Maulana. Sinergi Polri dan AMS XII ini menjadi bukti kepedulian terhadap warga pelosok Sumatera Utara yang membutuhkan pertolongan medis. (rel)










