KPU Sumut: Terimakasih Alumni STIK’P Yang Gelar Talk Show Hak Pilih Masyarakat Difabel

  • Bagikan
AUDIENSI panitia! Pelaksana IKA-STIKP Medan, terkait talk show inklusif hak pilih masyarakat difabel pada pemilihan 2024-2029. Foto arah putaran jam, Maman Natawijaya, Sri Wahyuni Nukman, Awaluddin, Ketua KPU Sumut, Agus Arifin, Erwinsyah (STIK'P Medan) Yusuf Sani, Rabby Effendi (SDM KPU Sumut).Waspada/ist
AUDIENSI panitia! Pelaksana IKA-STIKP Medan, terkait talk show inklusif hak pilih masyarakat difabel pada pemilihan 2024-2029. Foto arah putaran jam, Maman Natawijaya, Sri Wahyuni Nukman, Awaluddin, Ketua KPU Sumut, Agus Arifin, Erwinsyah (STIK'P Medan) Yusuf Sani, Rabby Effendi (SDM KPU Sumut).Waspada/ist

Medan (Waspada): Ketua Komisi Pemilihan Umum Sumatera Utara (KPU-Sumut) Agus Arifin, mengucapkan terimakasih kepada Alumni STIK’P Medan, yang peduli dengan masyarakat Disabilitas (Difabel).

Hal ini diucapkannya, Sabtu (9/12/2023) di ruang kerja KPU jalan Perintis Kemerdekaan usai menerima audensi IKA- STIK’P Medan, dalam rangka akan digelarnya talk show inklusif terkait hak pilih masyarakat difabel pada Pemilu 2024-2029.

Agus Arifin yang di dampingi wakil Ketua Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Robby Effendi, dengan lugas mengatakan baru pertama kalinya, KPU Sumut menerima lembaga organisasi yang konsentrasinya terkait Pemilu, khususnya masyarakat difabel.

Di samping itu juga, dalam talk show, IKA STIK’P lebih memfokuskan atas hak suara masyarakat difabel.

Hal ini merupakan suatu kepedulian terhadap 39 ribu lebih masyarakat pemilih dari jumlah DPT untuk Sumut yang ditetapkan sebanyak 10.853.940 DPT Pemilu 2024.

“Kami sangat berterimakasih kepada IKA-STIK’P Medan yang bener-benar peduli dengan tugas pemerintah CQ KPU dalam hal Pemilu,” katanya.

Terkait perlindungan hak pilih masyarakat difabel jelas Agua Arifin, semua sudah diatur dalam UU no. 8 tahun 2016 dan UU no 7 tahun 2017 tentang Pemilu secara jelas diatur, terkait hak memilih dan hak dipilih bagi difabel.

Selain itu Pasal 5 UU Nomor 7 Tahun 2017 dijelaskan bahwa dalam proses pemilu harus memperhatikan hak memilih dan hak dipilih (kelompok) disabilitas, yang di mana difabel punya hak yang sama. Termasuk dalam pemilihan Presiden 2024.

Harus Ramah

Di samping itu, KPU Sumut menghimbau kepada seluruh personil lapangan (KPPS) harus ramah menjalankan tugasnya, terutama kepada pemilih difabel, harus dilayani sebaik mungkin, dengan cara maksimal, sehingga pemilih difabel sampai pada paksunnya dibantu menuju kotak suara.

“Satu sisi memang sulit, namun tugas ini harus dilaksanakan dengan baik agar kualitas Pemilu ini mencapai nilai yang baik, jadi KPU Sumut sangat mengapresiasi pelaksanaan talk show tersebut, ” ujarnya.

Sementara Ketua Panitia, Drs Awaluddin yang didampingi Sri Wahyuni Nukman, usai mempresentasikan agenda talk show tersebut, mengucapkan terimakasih kepada KPU Sumut yang telah memberikan apresiasi positif. Sementara talk show akan dilaksanakan Rabu (20/12/2023) di pelataran Galery Difabel Jalan Karya Kasih No 26.B pukul 9. WIB. (cpb/rel)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *